Wisata
Kampung Gerabah Penanggungan Gelar Festival Lempung Agung

KABARMALANG.COM – Kampung Gerabah Penanggungan menggelar Festival Lempung Agung, Sabtu (23/10).
Beragam kegiatan pun menghiasi Festival Lempung Agung di Kampung Gerabah Penanggungan.
Antara lain, membuat gerabah, mewarna gerabah, sampai kirap gerabah ke bibir Sungai Brantas.
Setelah itu mereka melakukan prosesi mencuci gerabah bersama (ngumbah gerabah). Sedangkan, anak-anak bermain air di Sungai Brantas.
Kabar Lainnya : Penanggungan Juara 1 Kampung Tangguh Bencana.
Wali Kota Malang Drs H Sutiaji menyampaikan bahwa kegitan ini merupakan kegiatan untuk membangkitkan kembali pariwisata Kota Malang di masa pandemi.
Ia berharap kehadiran event wisata virtual yang mengangkat gerabah asli Malang ini dapat menarik wisatawan.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengabarkan, gerabah merupakan kerajinan andalan di kawasan yang terkenal bernama Betek itu.
“Kerajinan di Betek ini merupakan sentra gerabah yang merupakan produk unggulan Kota Malang yang bisa menjadi wisata edukasi grabah,” ujar Ida.

Sebagai informasi, selain keramik, kerajinan andalan lain di Kota Malang yakni gerabah. Gerabah Penanggungan dan Keramik Dinoyo merupakan jenis kerajinan yang tidak bisa terpisahkan.
Karena, dua jenis kerajinan tersebut memiliki asal usul yang sama. Kesenian gerabah mulai terlihat di Kota Malang tahun 1930-an. Sedangkan, keramik muncul di tahun 1950-an.
Menurutnya, wisatawan dapat belajar tentang sejarah gerabah dari masa ke masa. Ada gerabah untuk kebutuhan peralatan rumah tangga. Ada pula gerabah hiasan interior maupun ekterior.
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Kampung Gerabah Penanggungan, Hariyono menyebut, kegiatan ini rutin bergulir dari tahun ke tahun.
“Gelaran event ini rutin kami lakukan tiap tahun sebagai bentuk promosi kembali. Bahwa Kampung Gerabah siap menerima kunjungan untuk wisata edukasi,” tuturnya.
Adapun paket wisatanya yakni membentuk gerabah, mewarna gerabah, kirab gerabah, dan mencuci gerabah.

Anak-anak kampung Gerabah Penanggungan saat belajar membuat gerabah. (foto : ist)
Sementara itu, Festival Lempung Agung merupakan rangkaian dari 27 virtual event kerja sama antara 20 kampung tematik se-Kota Malang dengan Forkom Pokdarwis Kota Malang.
Disporapar Kota Malang juga turut mendukung virtual event ini sebagai penanda bahwa wisata kampung tematik siap bergulir untuk wisata.
“Event kampung tematik ini mendapat apresiasi Kemenparekaf RI. Dalam waktu dekat boleh buka. Kita tinggal menunggu verifikasi QR Code (PeduliLindungi),” ungkap Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang, Isa Wahyudi.(carep-04/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan































