Connect with us

Pemerintahan

Lapas Kelas I Malang Dapat 300 Bibit Pohon, Kembangkan Di Ngajum

Published

on

Lapas Kelas I Malang Dapat 300 Bibit Pohon, Kembangkan Di Ngajum

 

KABARMALANG.COM – Rabu (20/10), Lapas Kelas I Malang Kanwil Kemenkumham Jatim, memperoleh 300 batang bibit pohon dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Lapas Kelas I Malang, bakal mengembangkan 300 bibit pohon tersebut untuk asimilasi warga binaan yang berlokasi di Ngajum.

Kabid Giatja Lapas Malang, Mahrus mengabarkan, 300 bibit tersebut terdiri dari sejumlah jenis pohon.

“Antara lain pohon jeruk jenis montaji agrihorti, jeruk ortaji, anggur, serta kelengkeng,” ujar Mahrus, Rabu (20/10).

Rinciannya yaitu 100 bibit pohon jeruk jenis montaji agrihorti, 100 bibit pohon jeruk ortaji, 50 bibit pohon anggur, serta 50 bibit pohon lengkeng.

“ Nantinya bibit pohon yang kita dapatkan akan kita pergunakan sebagaimana mestinya, untuk pengembangan kawasan di wilayah SAE Ngajum,” ucapnya.

Dia juga menambahkan dengan adanya bantuan bibit pohon ini dapat mendorong program pembinaan di Lapas Kelas I Malang.

“ Bibit ini rencananya akan kami tanam di lahan perkebunan SAE Ngajum, Warga Binaan yang akan memberdayakannya,” ringkasnya.

“Semoga kelak bibit dapat tumbuh subur dan hasilnya dapat berguna bagi Warga Binaan Lapas Kelas I Malang,” tambahnya.

Pagi tadi, Kementan RI menggelar acara “Gelar Teknologi Inovatif Perbenihan Jeruk Bebas Penyakit“ mendukung Pengembangan Kawasan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro).

Kegiatan ini bertempat di IP2TP Punten, Balitjestro, Sidomulyo, Kota Batu, pada pukul 08.00 WIB.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr Syahrul Yasir Limpo, mengatakan ingin pertanian Malang Raya maju.

“Kami ingin pertanian ke depan lebih maju, lebih mandiri dan modern untuk hasil yang memuaskan,” terang Syahrul.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler