Connect with us

Peristiwa

Bunuh Diri Di Kolam Renang Gegerkan Warga Stadion Gajayana Malang

Published

on

Bunuh Diri Di Kolam Renang Gegerkan Warga Stadion Gajayana Malang
Lokasi bunuh diri tukang bakso di samping gedung kolam renang Gajayana atau Selembat. (foto : fir)

 

KABARMALANG.COM – Seorang pria bunuh diri di samping kolam renang Stadion Gajayana Kota Malang, Senin, 18 Oktober 2021, hari ini.

Seorang pedagang bakso inisial STK, warga Kepanjen, gantung diri di samping kolam renang yang dulu terkenal bernama Selembat ini.

SEA nama singkatan, penjaga kolam renang Stadion Gajayana, mengabarkan bahwa dia mengetahui kejadian ini pagi tadi.

“Pagi tadi saya melintasi samping kolam renang dan melihat tukang bakso ini posisi menggantung. Saya langsung lari minta tolong,” ujar SEA kepada Kabarmalang.com, Senin (18/10).

SEA langsung memberitahu kepala UPT pengelola kolam renang bahwa ada orang bunuh diri di samping gedung.

“Saya ajak satpam dan orang dispora. Saya juga telepon bos, ada kejadian bunuh diri. Kemudian, langsung laporan Polsek Klojen,” ujarnya.

Menurut SEA, leher jenazah yang tergantung itu terlilit tali. Kemudian, terdapat kursi plastik yang tertumpuk di bagian bawah kaki jenazah.

Kemungkinan besar, korban bunuh diri memakai kursi ini untuk naik dan melakukan aksi nekatnya.

“Saya tidak jelas lihat pakai tali apa, yang jelas lehernya menggantung. Kemudian, ada juga kursi plastik yang biasa dia pakai jualan, tertumpuk-tumpuk,” tegasnya.

SEA mengaku tidak tahu keseharian korban bunuh diri yang kontrak di daerah Bareng, Klojen tersebut.

Tetapi, menurut sejumlah informasi pedagang di sekitar Stadion Gajayana, korban masih terlihat normal, Minggu malam (17/10).

“Saya dengar orangnya normal saja, masih suka bercanda. Semalam juga masih berjualan di lokasi tersebut. Dia biasa berjualan dari sore sampai malam jam 9,” ringkasnya.

Saat ini polisi masih berada di lokasi untuk olah TKP, serta mencari fakta-fakta tentang peristiwa ini.(fir/yds)

Advertisement

Terpopuler