Connect with us

Pemerintahan

Bidik PPKM Level 2, Ini Langkah Satgas Covid-19 Kota Malang

Published

on

Bidik PPKM Level 2, Ini Langkah Satgas Covid-19 Kota Malang
Tim gabungan PPKM Kota Malang saat menjemput pasien untuk menuju fasilitas isoter. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Satgas Covid-19 Kota Malang bidik PPKM level 2 dalam penanganan covid-19.

Karena itu, tim gabungan TNI, Polri dan tenaga kesehatan (nakes) di Kota Malang, masih konsisten menjalankan pergeseran pasien isolasi mandiri.

Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona mengabarkan, konsistensi dan disiplin dalam melayani pergeseran pasien isoman adalah satu dari sekian kunci menangani covid-19.

“Kombinasi sosialisasi prokes, operasi yustisi, 3T, tracing, testing dan treatment, vaksinasi dan pemindahan pasien ke isolasi terpusat (isoter) masih kami jalankan,” ujar Ferdian, Selasa (7/9).

Dengan harapan, Kota Malang bisa sukses bidik PPKM level 2.

Contohnya, hari ini, Selasa, 7 September 2021, ada tambahan 3 pasien baru di safe house BPSDM Jalan Kawi, Bareng Kota Malang.

Satu pasien, berasal dari Kecamatan Kedungkandang. Selasa pagi, gabungan antara Babinsa, Bhabinkamtibmas dan nakes Puskesmas di Kedungkandang, mendatangi pasien tersebut.

Kemudian, tim gabungan di Lowokwaru, juga menjemput dua pasien. Petugas mengantarkan dua pasien tersebut ke safe house BPSDM.

Petugas juga memberi imbauan serta informasi bahwa isoter bukanlah penjara.

Melainkan, fasilitas kesehatan untuk memulihkan sepenuhnya kondisi kesehatan pasien covid-19 gejala ringan atau OTG.

Ferdian menegaskan, masyarakat perlu melapor bila mendapati ada warga atau orang sekitarnya bergejala.

“Selama masih gejala ringan, isoter masih bisa melayani. Tetapi, bila sudah gejala berat, rumah sakit yang akan turun tangan,” ringkasnya.

Ferdian juga menyebut, fasilitas isoter di Kota Malang mengedepankan pemulihan kesehatan pasien, baik dari sisi mental maupun fisik.

Karena itu, fasilitas isoter Kota Malang memiliki sarana prasarana lengkap. “Dengan masuk isoter, pasien bisa fokus sepenuhnya untuk kesembuhan,” tutupnya.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler