Connect with us

Pemerintahan

Wawali Kota Malang Sofyan Edi Ingatkan Pemuda Nilai Juang 45

Published

on

Wawali Kota Malang Sofyan Edi Ingatkan Pemuda Nilai Juang 45
Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko bersama Menwa Unisma dan LVRI Kota Malang. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Wakil Wali (Wawali) Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, mendorong anak-anak muda untuk tetap ingat nilai juang 1945.

Wawali Kota Malang menegaskan ini saat membuka sekaligus memberikan sambutan dalam Pembekalan Jiwa Semangat dan Nilai-Nilai Juang (JSN) 45, Selasa (7/9).

Pelaksana acara yaitu Resimen Mahasiswa Mahasurya Satuan Menwa 836/Macan Putih Universitas Unisma Malang Tahun 2021.

Kegiatan ini juga menggandeng Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Malang.

Sofyan Edi mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai juang, semangat, dan nilai-nilai 45. Hal ini merupakan akumulasi nilai-nilai kejuangan bangsa Indonesia.

Sehingga, seluruh sumber daya memiliki daya tangkal terhadap kemungkinan ancaman dari segala aspek kehidupan.

Untuk bisa mempertahankan nilai-nilai itu, kegiatan semacam ini, pembekalan jiwa dan semangat juang ini menjadi sangat penting dan strategis.

“Apalagi di masa pandemi. Saatnya kita memanfaatkan nilai-nilai itu untuk kepentingan mengatasi persoalan besar, seperti pandemi,” urai Bung Edi, di gedung Pepabri, Jalan Panglima Sudirman, Kota Malang.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat terpraktikkan di masa pandemi seperti saat ini. Selama pandemi covid-19, perlu tindakan yang bernilai kepahlawanan.

“Seperti semangat pantang menyerah, semangat pengorbanan dan mengutamanan kepentingan bangsa. Sebagai bentuk kecintaan kita pada bangsa untuk bersama-sama menurunkan penyebaran covid-19,” kata Bung Edi.

Kabar Lainnya : Walikota Sutiaji: Pemuda Pancasila Mengawal Nilai-Nilai Pancasila.

Wawali Sofyan Edi turut memberikan apresiasi positif kepada DPC LVRI Kota Malang dan Satmanewa 836/Macan Putih Unisma.

Menurutnya, kegiatan ini konstruktif dan menjadi upaya bersama dalam meningkatkan jiwa nasional.

Karena, hanya nasionalisme yang bisa menjadi daya tangkal bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai persoalan dalam konteks kesatuan dalam berbangsa dan bernegara.

“Momentum yang bagus teman-teman resimen mahasiswa bersama bapak-bapak LVRI ini tidak ternilai, tidak terukur dengan materi. Karena ini warisan yang sangat luar biasa,” tutur Bung Edi.

Terakhir, Wawali Sofyan Edi juga berpesan kepada peserta. Dia meminta pengetahuan dan wawasan pembekalan ini dapat bermanfat untuk memberikan pengabdian terbaik bagi organisasi, masyarakat, bangsa dan negara.

“Semoga para peserta dapat mewarisi jiwa, semangat, dan, nilai-nilai juang 45 yang sangat luas dan bermanfaat,” tutup Bung Edi.

Pembekalan ini tergelar secara hybrid dan berlangsung selama tiga hari. Yakni mulai 7-9 September 2021.

Peserta datang dari mahasiswa Kota Malang maupun luar daerah Kota Malang.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler