Connect with us

Peristiwa

Gempa Getarkan Blitar Malang, Ini Hasil Update Deteksi Sensor BMKG

Published

on

Gempa Getarkan Blitar Malang, Ini Hasil Update Deteksi Sensor BMKG
Peta gempa susulan setelah gempa 5,9 SR di Blitar. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ma’muri menjelaskan hasil deteksi sensor gempa yang getarkan Blitar dan Malang.

Jumat malam (21/5), Ma’muri menegaskan gempa ini berasal dari aktivitas lempeng. “Ini berasal dari aktivitas subduksi,” kata Ma’muri.

Selain itu, gempa yang getarkan Blitar dan Malang juga tidak hanya terjadi satu kali. Sensor BMKG mendeteksi bahwa setidaknya ada tiga kali gempa susulan.

“Ada tiga kali gempa susulan,” ujar Ma’muri. Sedangkan, kekuatan gempa susulan tidak sebesar gempa pertama yang ter-update mencapai 5,9 SR.

Kabar Lainnya : Gempa Kembali Guncang Malang, Tapi Pusatnya Di Blitar, 6,2 SR.

“Kekuatan gempa susulan magnitude 2,7, 2,8 dan 2,8,” ringkasnya.

Untitled 3

Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG. (Foto : tangkapan layar)

Sebagai informasi, gempa di Blitar dan Malang juga tersebar di berbagai penjuru pesisir selatan Jawa. Di sepanjang pesisir pantai selatan Jawa Timur, gempa ini benar-benar terasa.

Bahkan, kawasan Surabaya juga merasakan efek gempa. Namun, kawasan di luar Jawa Timur pun merasakan dampak gempa.

Kabar Lainnya : Lindu! Lindu! Teriakan Suara Ketakutan Saat Gempa Terekam CCTV.

Yaitu kawasan timur, tepatnya di Denpasar, Kuta, Tabanan, Karangasem dan Gianyar. Kemudian, Lombok Barat dan Lombok Tengah di Nusa Tenggara.

Setelah itu, dampak gempa juga merembet ke barat, yakni di kawasan Bantul, Sleman, Kulonprogo, Wonogiri, Cilacap, Magelang, Klaten dan Purworejo.

Kabar Lainnya : Dampak Getaran Gempa Blitar Rusak Satu Rumah Warga Kota Malang.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam siaran pers virtual menegaskan efek getaran yang tersebar seperti gempa ini karena kondisi geologi.

“Kalau kondisi geologinya batuan, dampaknya bisa jadi terisolasi. Tetapi, kemungkinan karena kondisi geologinya sedimen lepas. Itu melipatgandakan getaran dan memperluas spektrum area efeknya,” ujar Dwikorita.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler