Pemerintahan
Dinsos Kota Malang Geliatkan Pembinaan Anjal Gepeng

KABARMALANG.COM – Dinsos P3AP2KB Kota Malang geliatkan penanganan anak jalanan (anjal) dan gelandangan-pengemis (Gepeng) di Kota Malang.
Titik Kristiani, Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos P3AP2KB Kota Malang membenarkan tentang geliatkan pembinaan ini.
Hal itu sesuai Perda Kota Malang Nomor 9 Tahun 2013 tentang penanganan anak jalanan, gelandangan dan pengemis.
Selama pandemi ini, Satpol PP Kota Malang melakukan razia anjal dan gepeng. Selanjutnya anjal dan gepeng mendapatkan asesmen dari Dinas Sosial Kota Malang.
“Kita hanya mengikuti saja, karena yang merazia itu Satpol PP, karena yang mempunyai kewenangan penegakan perda itu di Satpol PP,” ujar Titik kepada Kabarmalang.com, Senin (17/5).
Kabar Lainnya : 17 Warga Tlogomas Malang Positif Covid-19, Satgas Sterilisasi
Setelah Satpol PP berhasil mengangkut para anjal dan gepeng, tugas berikutnya jatuh pada Dinas Sosial.
Anjal dan gepeng akan mendapatkan asesmen dari Dinas Sosial Kota Malang di kawasan Tlogowaru, dekat dengan Kampung Topeng Malang.
“Akan kami gali data dan informasi anjal gepeng satu persatu. Masing-masing orang nanti ada hasil asesmennya,” terangnya.
Titik mengatakan ada pengecualian bagi anjal gepeng yang telah sekali maupun dua kali kena razia. Dinas Sosial akan mengembalikannya kepada pihak keluarga mereka.
“Saya sampaikan bahwa keluarga adalah tempat terbaik untuk pembentukan karakter dan rehabilitasi para anjal dan gepeng,” tuturnya.
Selanjutnya apabila anjal gepeng kembali terjaring untuk ketiga kalinya, maka Dinas Sosial akan menawarkan mereka ke UPT penanganan anjal gepeng di Provinsi Jatim.
“Kalau UPT penanganan anjal itu ada di Jombang, Blitar dan Surabaya. Kalau UPT pengananan gepeng ada di Pasuruan,” tambahnya.
Dalam pembinaan di UPT tersebut, para anjal dan gepeng akan mendapatkan pelatihan keterampilan dan pembentukan karakter juga.
“Lama pembinaannya minimal tiga bulan, sampai bisa 6 bulan hingga dua tahun. Sehingga mereka kalau sudah keluar, benar-benar bisa mandiri,” akhirnya.(fat/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































