Wisata
Kreasi Jolen, Meriahkan Gebyar 1 Suro di Gunung Kawi

Kabarmalang.com – Jolen meramaikan gebyar peringatan 1 Suro di Gunung Kawi, Wonosari, Kabupaten Malang.
Peserta kirab dari 14 grup berasal dari 14 Rukun Warga di berangkatkan oleh Plt Bupati Malang Sanusi.
Setiap grup peserta saling menampilkan jolen seperti bertemakan buto atau raksasa, dan naga.
Mereka saling beradu kreasi dengan peserta lainnya dan di dukung penampilan kesenian seperti tarian dan musik.
Bupati mengucapkan terima kasih dan menyambut baik kirab ini.
Selain sebagai wujud rasa syukur kehadirat Allah SWT akan segala rahmat dan nikmat yang telah di berikan, kegiatan ini juga wujud nyata peran aktif masyarakat Desa Wonosari dalam upaya menggali dan mengembangkan potensi kepariwisataan Gunung Kawi dan Kabupaten Malang.
Belum lagi, Desa Wonosari lebih di kenal dengan sebutan Gunung Kawi, tidak terlepas dari keberadaan kedua makam Eyang Djoego (Kyai Zakaria) dan Raden Mas Iman Soedjono.
“Karena keteladanan beliau berdua sehingga menarik para peziarah untuk datang sekaligus berdarmasiwata menikmati keindahan panorama dan suasana yang asri di Gunung Kawi,” kata Sanusi, Senin (2/9/2019).
Kirab ini, lanjut Sanusi, merupakan bentuk manifestasi masyarakat Desa Wonosari dalam mengembangkan wisata Gunung Kawi.
Tidak hanya sekedar wisata religi, yang selama ini lekat dengan keberadaan makam sebagai sentra wisata.
“Melalui kegiatan ini di harapkan dapat menarik minat wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” sambung politisi PKB ini.
Karena kegiatan Gebyar Ritual 1 Suro Gunung Kawi ini merupakan agenda rutin.
“Khas Gunung Kawi dan sudah di kenal oleh masyarakat luas,” ucapnya.
Pria asal Gondanglegi ini berharap langkah kreatif ini tidak saja membawa dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Wonosari, tetapi juga bagian upaya pelestarian nilai-nilai budaya bangsa.
Untuk itu, kata Sanusi, dengan tidak meninggalkan unsur adat dan budaya yang harus di laksanakan.
Marilah berupaya untuk mengemas kegiatan ini, sebagai kegiatan yang bukan hanya sekedar rutinitas religi saja.
Tetapi di saat bersamaan juga memiliki nilai jual yang kompetitif dalam menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Malang.
Atau dapat memperkaya jumlah agenda wisata budaya dan daerah tujuan wisata di Kabupaten Malang.
“Dengan semangat masyarakat sebagaimana di tunjukkan dalam kegiatan Gebyar Ritual 1 Suro Gunung Kawi ini, semua target dan harapan yang telah di sebutkan tadi sangat mungkin kita capai,” katanya.
“Dengan mengandalkan semangat kebersamaan guna menggali potensi daerah, termasuk juga potensi budaya dan produk lokal daerah maka kesejahteraan juga akan semakin meningkat,” pungkas Sanusi. Reporter : Rajendra Sulaiman

Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari






























