Connect with us

Wisata

Kayutangan Wisata Heritage di Kota Malang

Diterbitkan

||

Kayutangan Wisata Heritage di Kota Malang

Kabarmalang – Pesona kampung Heritage Kayutangan yang berada di Kota Malang diharapkan dapat menjadi magnet pemikat wisatawan. Baik nusantara maupun mancanegara, yang ingin menikmati suasana kampung tempoe doelo warisan arsitektur kolonial Belanda.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa pemilihan kampung Kayutangan, kini Jalan Basuki Rahmad sebagai kampung heritage, karena di kawasan itu masih terdapat bangunan kuno peninggalan masa lalu.

“Hal ini menjadi daya tarik dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif yang sedang digenjot oleh Pemkot Malang,” paparnya ketika peresmian Kampung Heritage Kayutangan.

Sebab, posisi Kampung Heritage Kayutangan penting bagi Kota Malang dan sekitarnya karena di masa kolonial dijadikan pusat pemerintahan. Dengan begitu, kawasan ini layak pula disebut ibu kota Heritage karena posisinya itu.

Tak terkecuali selain sektor ekonomi kreatif seperti kuliner tempoe doeloe dan hasil kerajinan, lanjut Sutiaji, peresmian Kampung Heritage juga meningkatkan sektor pariwisata dan diharapkan mampu menarik wisatawan baik dari mancanegara maupun sektor domestik.

Momentum revitalisasi kampung tersebut menjadi Kampung Heritage Kayutangan penting karena ke depan Bandara Abdurahaman Saleh akan ditingkatkan menjadi bandara internasional, sehingga kawasan tersebut berpotensi menjadi tujuan wisata internasional.

Apalagi tahun depan kawasan Jalan Kayutangan akan dibuat satu arah untuk memudahkan dan membuat wisatawan nyaman menikmati lokasi tersebut.

“Mediannya kami geser dan kami lebarkan trotoar untuk space pejalan kaki,” kata Sutiaji.

Peresmian kawasan ini juga dihadiri oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Beberapa tamu undangan mengenakan pakaian khas Malang tempoe doloe. Hal ini makin menguatkan kesan heritage yang ingin ditampilkan dalam kawasan tersebut.

Sebelum sampai di kawasan Kayutangan, Wali Kota Malang beserta rombongan berkumpul di Balai Kota Malang dan berjalan menuju lokasi dengan menggunakan mobil jeep Willys kuno.

 

 

Penulis : Doddy Rizky

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wisata

Mulai Besok, Kuota Wisatawan Bromo Ditambah Menjadi 40 Persen

Diterbitkan

||

Oleh

Balai Besar Taman Nasional Bromo-Tengger Semeru (BB TNBTS). (Foto: Imron Haqiqi).

 

KABARMALANG.COM – Mulai besok, Senin (14/09/2020) Balai Besar Taman Nasional Bromo-Tengger Semeru (BB TNBTS) akan menambah kuota kunjungan wisatawan.

Penambahan itu setelah pihaknya (BB TNBTS) melakukan monitoring dan evaluasi reaktivasi bertahap sejak dibukanya selama 2 pekan ini, tepatnya mulai 28 Agustus 2010 lalu bersama dengan perwakilan lintas daerah, mulai dari Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo.

“Dari hasil monitoring dan evaluasi tersebut disepakati kuota kunjungan wisatawan ke Bromo bertambah menjadi 40 persen. Jumlah tersebut bertambah 20 persen dibandingkan selama dua pekan ini yang hanya memberikan kuota sebesar 20 persen kunjungan wisatawan dari kapasitas daya tampung,” ungkap Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas BB TNBTS, Syarif Hidayat pada Sabtu 12 September 2020.

“Jadi, total kunjungan BB TNBTS menjadi 1.265 orang per hari, dari sebelumnya hanya 739 orang perhari. Sesuai dengan kesepakatan para pihak terhitung Senin, 14 September 2020 aturan ini diberlakukan,” imbuhnya.

Sebanyak 1.265 orang tersebut terbagi dalam beberapa spot seperti, spot Penanjakan sebanyak 250 orang dari sebelumnya 178 orang. Lalu, Bukit kedaluh 129 orang dari sebelumnya 86 orang.

Selanjutnya Bukit Cinta menjadi 42 orang dari sebelumnya 28 orang, Mentigen sebanyak 150 orang dari sebelumnya 100 orang dan terakhir spot Savana atau Bukit Teletubies menjadi 694 orang dari sebelumnya 347 orang.

“Protokol kesehatan dan SOP yang sudah ada harus tetap menjadi pedoman dan diterapkan. Seperti pakai masker, desinfektasi, social distancing, surat keterangan sehat, booking online dan lainnya,” tutur Syarif.

Selain menambah jumlah kuota kunjungan wisatawan ke Bromo, Syarif mengatakan dari hasil evaluasi dan monitoring reaktivasi Gunung Bromo dihasilkan kesepakatan untuk membatasi usia wisatawan yang berkunjung ke Bromo.

“Batasan umur pengunjung yaitu minimal usia 10 tahun dan usia maksimal 60 tahun. Ini terkait daya tahan tubuh. Usia diatas infonya rentan daya tahan tubuhnya,” katanya.

Syarif berharap dengan ditambahnya jumlah kuota kunjungan ini, para wisatawan harus tetap patuh menerapkan protokol kesehatan agar kawasan wisata Gunung Bromo tidak ditutup kembali.

“Kami berharap pada saat booking pengunjung membaca dan memahami syarat dan ketentuan yang tertuang. Mudah-mudahan tidak ada kejadian pengunjung ditolak. Dan berharap semua bisa memahami SOP kunjungan dalam situasi pandemi ini,” tutupnya. (haq/fir)

Balai Besar Taman Nasional Bromo-Tengger Semeru (BB TNBTS). (Foto: Imron Haqiqi).

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Resmi, Wisata Bromo Dibuka Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Diterbitkan

||

Oleh

Foto : Gunung Bromo (dokumen Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru)

KABARMALANG.COM – Setelah hampir enam bulan ditutup karena pandemi Covid-19, mulai hari ini wisata Gunung Bromo kembali dibuka. Protokol kesehatan diberlakukan secara ketat. Sebagai simbolis pintu masuk via Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, dibuka untuk wisatawan siang tadi.

Dengan begitu, empat pintu masuk di wilayah Pasuruan, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, serta Probolinggo, resmi dibuka serentak. Pembukaan kembali akses masuk langsung dilakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBS) serta tokoh adat Suku Tengger.

Kepala Seksi I BB TNBTS Sarmin mengatakan, jumlah pengunjung hanya dibatasi sebanyak 736 wisawatan saja, dengan penerapan ketat protokol kesehatan. “Sesuai ketentuan jumlah pengunjung ke Bromo dibatasi hanya 20 persen dari kapasitas atau daya tampung. Tiket dapat dibeli secara online,” terang Sarmin kepada wartawan, Jumat (28/8/2020).

Pembukaan obyek wisata Gunung Bromo ditengah pandemi langsung menyedot banyak wisatawan untuk datang berkunjung. Sebagai pengelola, BB TNBTS tak segan memberikan sanksi tegas kepada wisatawan yang melanggar aturan protokol kesehatan. (rjs/fir)

Lanjutkan Membaca

Wisata

Wisatawan Mesir Kagumi Keindahan Pantai Ngudel

Diterbitkan

||

Oleh

Wisatawan luar negeri mengagumi keindahan Pantai Ngudel

 

KABARMALANG.COM – Wisatawan luar negeri mengagumi keindahan Pantai Ngudel. Ini dibuktikan kedatangan mereka mengunjungi pantai yang berada di wilayah Malang Selatan tersebut.

“Di sini (Ngudel, red) memiliki banyak keunikan, pasir disini cukup tebal. Kalau di Mesir tepatnya di pantai Alexandria pasirnya tipis,” ucap Hagar Ali wisatawan asal Mesir, Jumat (28/08/2020) saat ditemui di area pantai Ngudel.

Menurut Hagar, keindahan pemandangan di pantai Ngudel ini berbeda, apalagi di pesisir pantai terdapat ratusan pohon Cemara Udang yang tertata rapi dan dapat digunakan untuk berswafoto.

“Saya tadi foto di sana cukup indah dan ada tebingnya juga. Di pantai ini (Ngudel, red) saya bisa bercengkrama dengan alam,” bebernya.

Hagar pun berjanji jika ada waktu lagi, ia pasti akan mengajak rekan-rekannya ke pantai Ngudel. “Karena menurut saya ini layak untuk dikunjungi kembali,” tutupnya.

Sebagai informasi, pantai Ngudel ini memang sudah dibuka sejak akhir Juli lalu. Pantai yang dikelola Perhutani ini sudah memastikan untuk menerapkan protokol kesehatan. Itu terbukti disetiap kantin sudah memasang penyekat antar tempat duduk.

Bahkan, di sepanjang pantai sudah terdapat pemberitahuan untuk selalu menggunakan masker dan imbauan untuk menjaga jarak, dan tempat untuk cuci tangan. (ski/fir)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com