Serba Serbi
Stand Up Malang Gelar Ngebusburit, Show Komedi Pertama Dalam Bus

KABARMALANG.COM – Menonton show stand up comedy di cafe atau auditorium rasanya sudah biasa. Namun, seperti apa rasanya menyaksikan pertunjukan komedi di dalam bus.
Komunitas stand up comedy Malang menghadirkan pengalaman berkeliling Malang Raya dengan bus, plus suguhan stand up comedy.
Stand up Malang menggagas show komedi bertajuk Ngebusburit. Para penonton menikmati sajian komedi sembari ngabuburit, Sabtu (24/4) kemarin.
Bobby Darwin, anggota Stand Up Malang sekaligus penggagas Ngebusburit mengiyakan. Baginya, Ngebusburit adalah show stand uo comedy pertama dalam bus.
“Orang stand up dalam bus udah banyak, tapi show dalam bus kayaknya baru ini. Aku bilang ini show stand up pertama di Indonesia, mungkin ke depannya bakal banyak event kayak gini,” jelas Bobby kepada Kabarmalang.com, Minggu (25/4).
Ngebusburit menggunakan armada bus besar dengan kapasitas 50 orang. Ada 10 orang penampil serta 35 penonton yang menyaksikan.
MC-nya adalah Bobby dan Ken Radhiq. Lalu para line up andalan Stand Up Malang, yakni Bahaq, Djante Arkidam dan Fajar Dosendeso.
Kemudian Fajar Mukti, Ical, Pakde Budi, Peppy, Radita Budi, dan Rifan Cebs. Setiap komika tampil dengan durasi 7-10 menit.
Rute ngebusburit adalah berkeliling Malang Raya. Acara mulai pukul 16.00 WIB, start dari Ayam Nelongso Stasiun Kotabaru.
“Start-nya di Ayam Nelongso Stasiun Kotabaru terus menuju Balaikota. Kemudian dua kali muter di Ijen. Setelah itu ke Jalan Veteran, dan masuk ke Sumbersari,” terang alumni SUCA 3 itu.
“Langsung ke arah Batu, sampai pertigaan Karangploso trus ke kanan, lalu trus sampai ke pintu tol, belok kanan lagi, terus balik lagi ke Stasiun Kotabaru,” sambungnya
Bobby mengaku senang bisa mengadakan show stand up comedy sembari berkeliling Kota Malang dengan bus.
“Perasaannya gak nyangka bisa kayak gitu, senang aja ternyata bisa show di dalam bus, sesenang itu. Full stand up pun pecah. Tanpa perlu gimmick yang banyak,” ungkapnya.
Selain suguhan stand up, juga ada penampilan gimmick seperti gimmick pura-pura menjadi ustad dan meminta sumbangan.
“Vibes-nya kayak show pada umumnya, karena dalam bus suaranya terkumpul. Sekalinya pecah bisa pecah banget. Soundya langsung dari bus, terdengar jelas, jangkauan sampai belakang,” jelasnya.
Bobby mengatakan ada juga testimoni dari salah satu penonton yang sudah sering menonton event-event Stand Up Malang.
“Dia abis kecelakaan, tangannya masih sakit, dia bela-belain ikutan, katanya siapa tahu itu menjadi hiburan baginya. Akhirnya pecah juga, dia senang banget,” tutup Bobby. (fat/fir)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara




































