Pemerintahan
Pemkab Malang Putuskan Bangun Rumah Tumbuh Untuk Korban Gempa

KABARMALANG.COM – Pemkab Malang sudah punya perencanaan matang terkait pembangunan rumah warga terdampak gempa bumi 10 April lalu.
Sebelumnya Pemkab Malang mewacanakan pembangunan rumah semi permanen. Kini pembangunan rumah tersebut menjadi permanen dengan kategori rumah tumbuh.
Sekeadar informasi, Rumah Tumbuh adalah jenis rumah sederhana. Rumah terbangun dari bahan dasar kayu dan tembok. Namun rumah tetap tahan gempa, sesuai spesifikasi BNPB.
“BNPB kan sudah memberikan petunjuk 4 kategori untuk pembangunan rumah tahan gempa. Salah satunya rumah tumbuh ini,” ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, Sabtu (24/4).S
Sumber dana pembangungan rumah tumbuh itu, menurut Wahyu berasal dari dana bantuan Pemerintah Kabupaten Malang.
Yakni dari donatur, BTT (Belanja Tidak Terduga), dan dana siap pakai BPBD Kabupaten Malang, dengan nilai kisaran Rp 10 juta per rumah.
“Dengan kebijakan pembangunan rumah tumbuh ini, pastinya anggarannya akan lebih rendah. Yakni berkisar Rp 10 juta per rumah,” kata Wahyu.
Namun, paska pembangunan rumah tumbuh itu, dana stimulan dari BNPB juga tetap akan cair, yang letaknya tepat di depan rumah tumbuh.
“Jadi nanti rumah tumbuh ini akan gandeng dengan rumah induk yang akan terbangu tepat di depannya. Makanya rumah tumbuh ini kita bangun agak ke belakang,” imbuh Wahyu.
Hanya saja, pembangunan rumah tumbuh tersebut khusus untuk warga yang ada di pengungsian. Jumlahnya sekitar 300 rumah, dengan estimasi satu rumah berisi 3 orang.
“Kita khususkan untuk warga pengungsi, supaya mereka tidak terlalu lama berada di pengungsian, sebagai antisipasi mencegah cluster covid-19 di pengungsian,” jelas Wahyu.
“Jumlah pengungsi saat ini ada 955 orang. Jadi dengan 300 rumah tumbuh, kita estimasikan 1 rumah berisi 3 orang,” pungkasnya.(im/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































