Pemerintahan
Akses Jalan Tikus Di Malang Disekat Polisi Selama Larangan Mudik

KABARMALANG.COM – Pemkot Malang bakal memperketat akses masuk ke Kota Malang melalui jalan tikus pada masa larangan mudik 6 – 17 Mei 2021 nanti.
Kota Malang sendiri berada di tengah kawasan Malang Raya. Sehingga penyekatan kendaraan tidak berlaku di perbatasan Kota Malang, hanya di pintu tol Madyopuro saja.
Wali Kota Malang, Sutiaji membenarkan. Terkait dengan penyekatan kendaraan saat masa peniadaan mudik, dia akan berkoordinasi dengan Forkopimda se-Malang Raya.
“Berkaitan dengan penyekatan itu ada bagi-bagi tugas. Jadi titik yang sudah ada penyekatan oleh Kabupaten (Malang), maka kami cenderung ke titik-titik yang akses jalan tikus,” ucap Sutiaji, Jumat (23/4).
Menurut Sutiaji, fokus penyekatan jangan hanya di jalur utama saja, juga harus di jalur-jalur tikus bagi kendaraan yang ingin masuk ke Kota Malang.
“Jangan kita hanya concern pada jalur tertentu tapi orang nanti melalui jalur tikus,” terangnya.
“Ketika penyekatan jalur utama dan akses jalan tikus sudah ada tapi masih kebobolan. Intinya tetap kuatkan PPKM mikro karena orang ketika masuk di daerah itu melapor ke RT/RW,” sambungnya.
Kabar Lainnya : Polres Malang Himbau Warga Tak Mudik Dan Perketat Pintu Perbatasan.
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution mengamini. Menurutnya peran PPKM Mikro juga sangat penting saat masa larangan mudik.
“Nanti intinya di wilayah lingkup terkecil, kelurahan dan kecamatan, nanti akan ada peningkatan kegiatan PPKM Mikro termasuk pantauan akses jalan tikus,” jelasnya, Jumat (23/4).
“Jadi kalau memang masyarakat tentunya tidak bisa kita awasi sepenuhnya di jalur utama. Nanti masyarakat akan bertemu dengan PPKM Mikro di wilayah kecil, seperti kelurahan, RT/RW,” tambahnya.
Rama, sapaan akrabnya, berpesan kepada masyarakat agar tidak perlu mudik lebaran. Sebab, mayoritas orang mudik untuk bertemu orang tua mereka.
“Angka kematian cukup tinggi karena covid-19 kena orang tua dan orang tua yang memiliki komorbid,” terangnya.
Sehingga, menurut Rama, masyarakat harus sayang dengan keluarganya, dengan pilihan tidak mudik lebaran ke kampung halaman untuk menemui orang tuanya.(fat/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan4 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar































