Connect with us

Pemerintahan

Arumi Sambangi Pengungsian Gempa, Berbuka Bersama Pengungsi

Published

on

Arumi Sambangi Pengungsian Gempa, Berbuka Bersama Pengungsi
Arumi Bacshin dan suaminya, Wagub Jatim Emil Dardak saat berbuka puasa pengungsi gempa, Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo. (Foto : Istimewa).

 

KABARMALANG.COM – Arumi Bachsin dan suaminya, Wagub Jatim Emil Dardak sambangi pengungsian gempa Malang.

Arumi sambangi pengungsian gempa di Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Rabu (14/4) petang.

Dalam kunjungan itu, Arumi dan Emil juga menyempatkan diri berbuka puasa bersama para pengungsi. Arumi yang mengenakan busana putih tampak lesehan bersama suaminya di tenda pengungsi.

Emil sendiri datang membawa kabar baik. Dia mengatakan bakal memberi bantuan logistik bagi korban bencana.  Menurutnya ini adalah langkah temporer agar warga dapat segera tertangani dengan baik.

“Kami dari Provinsi juga akan ikut membantu dalam bidang logistik untuk korban bencana,” ujar Emil.

“Bantuan uang sewa bagi masyarakat perlu kita koordinasikan solusinya, sebab meski masyarakat membutuhkan dana itu, tetapi tempat sewanya tidak ada di daerah sini,” ungkapnya.

Tidak luput juga, Emil juga menyampaikan rencana dana siap pakai untuk rehab renovasi dari pemerintah pusat dan provinisi.

Dia menegaskan dana itu ada. Tetapi seperti apa dan berapa lama, serta syaratnya harus clear terlebih dahulu.

“Saat ini kita masih koordinasikan dengan pemerintah pusat, provinsi, dan Kabupaten Malang,” ujar Emil.

Sementara itu, Bupati Malang HM Sanusi menambahkan, bahwa Pemkab Malang akan memberikan fasilitas rumah semi permanen untuk mengatasi tempat tinggal sementara bagi warga.

Sama dengan Emil, Sanusi menegaskan Pemkab Malang tidak akan diam. Dia siap membangun rumah kleningan yang bisa menjadi hunian hingga 5 tahun mendatang.

Untuk mengatasi tempat tinggal sementara, Pemkab sepakat akan bangun rumah semi permanen, istilahnya rumah kleningan.

“Dengan kalsiboard, dan batu bata 1 meter. Ukuran 8×6 meter dengan 2 kamar tidur , ruang tamu, sanitasi, dan dapur. Bisa menjadi hunian hingga 3 sampai 5 tahun mendatang,” singkat Sanusi saat mendampingi Emil.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler