Pemerintahan
Gempa Malang Destruktif Di 3 Kecamatan, Ini Dugaan Kepala BMKG

KABARMALANG.COM – Gempa yang mengguncang Kabupaten Malang, destruktif di tiga kecamatan. Sabtu (10/4) lalu, hanya Kecamatan Ampelgading, Tirtoyudo, dan Dampit yang mengalami kerusakan cukup parah.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menduga bahwa karakteristik tanah di 3 wilayah kecamatan tersebut memang sensitif terhadap getaran.
Sehingga, gempa Malang itu destruktif di 3 kecamatan dan mengakibatkan banyak rumah ambruk.
“Kami masih survey. Tetapi, tanah dataran rendah dan dekat sungai sangat sensitif getaran. Endapan lepas ini rawan mengalami getaran,” ungkapnya di Pendopo Pringgitan Kabupaten Malang, Selasa (13/4) siang.
Menurutnya, gempa di Malang berskala getaran V MMI, sehingga menimbulkan efek destruktif yang masif di kawasan rentan seperti tiga kecamatan.
“Harusnya dengan skala intensistas getaran V itu tidak roboh jika bangunannya kuat. Tetapi kami melihat bangunan konstruksinya tidak ada tulangan bangunan. Sehingga wajar jika mengalami kerusakan,” beber Kepala BMKG.
Sedangkan berkaitan dengan karakteristik tanah di wilayah Kabupaten Malang secara keseluruhan, Rita -sapaan akrab Dwikorita Karnawati- belum bisa menerangkan secara gamblang.
“Kami masih melakukan survey untuk mengukur kerentanan tanah akibat gempa bumi. Nanti kalau sudah kami lakukan survey, tanah atau lahan di Kabupaten Malang bisa dibagi zonasi,” jelas Kepala BMKG.
Terkahir, BMKG menghimbau warga Kabupaten Malang agar tidak panik ketika terguncang gempa bumi.
Dia berharap kepada pemerintah daerah, usai peristiwa gempa bumi itu, selain melakukan perbaikan bangunan, juga perlu menenangkan warga di daerah yang terdampak.
“Karena sudah lama tidak ada gempa, tiba-tiba ada gempa pasti masyarakat panik. Kami pasti akan memberikan sosialisasi untuk menenangkan warga,” tutup Kepala BMKG.(im/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































