Peristiwa
Merasa Janggal, Keluarga Jenazah Di Sengguruh Minta Otopsi

KABARMALANG.COM – Keluarga jenazah korban atas nama SC mengajukan surat permohonan autopsi kepada Kapolres Malang. Karena, keluarga merasa ada kejanggalan dalam meninggalnya SC.
Keluarga mengajukan surat tersebut pada 5 April 2021, yakni tujuh belas hari setelah pemakaman korban SC 20 Maret 2021 lalu.
Sebelumnya SC menghilang dari rumahnya di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang pada 18 Maret 2021.
Lalu, warga menemukan jasad SC di Bendungan Sengguruh Kabupaten Malang.
Dalam surat permohonan otopsi tertulis ada beberapa keterangan kronologi setelah korban ketemu di Bendungan Sengguruh.
Saat itu, petugas Tagana dan kepolisian usai menemukan jenazah, langsung membawanya ke rumah duka di Kelurahan Sukoharjo Kepanjen Malang.
Akan tetapi, keluarga korban meminta agar jenazah dipindahkan ke Kelurahan Ciptomulyo Kota Malang. Keluarga lalu memandikan dan memakamkan jenazah di TPU Polehan Kota Malang.
Saat keluarga menerima jenazah korban, tidak ada selembar surat pengantar atau surat visum dari pihak RSUD Kanjuruhan.
Keluarga telah meminta surat pengantar kepada RSUD Kanjuruhan, namun rumah sakit menjelaskan tidak menangani korban atas nama SC.
Keluarga juga menandatangani surat pernyataan tidak otopsi. Akan tetapi surat itu tertanggal 16 Maret 2021, yang menyatakan bahwa korban meninggal karena kecelakaan.
Rudi Sudarwanto, suami dari korban SC membenarkan. Dia mengatakan ada banyak kejanggalan dalam kematian istrinya.
“Pertama, ada luka yang saya duga penyebabnya bukan karena benturan. Ada sayatan 10 sentimeter di kedua kaki. Ada luka di lengan dan kepala mengucurkan darah segar,” beber Rudi kepada wartawan, Jumat (9/4).
Kemudian, Rudi juga meragukan isi surat yang SC tinggalkan sebelum kabur dari rumah. Sebab, menurut Rudi itu bukan tulisan tangan istrinya.
“Kalau surat, saya tidak yakin itu tulisan istri saya. Isi tulisannya itu, sayang aku pergi. Di bawahnya ada tulisan dari istrimu,” ungkapnya.
Kabar Lainnya : Bunuh Diri Wanita Yang Baru Melahirkan Di Malang Berbuntut Panjang.
Dia dan SC tidak ada konflik dalam keluarga. Menurutnya SC juga memiliki hubungan baik dengan para tetangga.
“Hanya dia pernah berkata, mampukah saya merawat anak-anak ini. Ngomong itu setelah melahirkan, mengeluh tidak bisa merawat,” katanya.
Rudi mengatakan SC menghilang dua belas hari setelah melahirkan anak kembar mereka. Sehingga, Rudi merasa ada yang janggal.
“Sempat ada bukti menemukan sendal korban di jembatan yang jaraknya 300-500 meter dari rumah kami. Saya rasa janggal kalau istri saya yang belum lama melahirkan berjalan sejauh itu,” jelasnya.
Abdur Rohman, 34, adik korban mengiyakan. Dia juga mengakui ada sebuah kejanggalan saat pihak Tagana mengevakuasi korban.
“Kata pihak Tagana, saat penemuan mayat, ada seorang nenek yang mengaku bahwa korban adalah cucunya. Padahal kami sudah tidak punya nenek,” tuturnya.
“Saat nenek itu pergi, datang seorang lelaki yang mengaku-ngaku bahwa itu adalah korban adalah istrinya. Padahal Rudi sebagai suami tidak ada lokasi,” tambahnya.
Rohman mengatakan bahwa seorang nenek dan lelaki menyuruh petugas untuk segera mengurus dan mengubur jenazah SC.
Budi, perwakilan keluarga juga menambahkan. Dia akan melakukan mediasi dengan Polres Malang pada Sabtu (10/4).
“Karena itu kita memohon autopsi. Nah kita ketemu dengan Polres Kepanjen. Hasilnya bagaimana ya besok itu,” akhirnya.(fat/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan4 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar































