Connect with us

Pemerintahan

Pemkab Malang Dapat Dana Cukai 80 M, Prioritaskan Bangun RS Jantung

Published

on

Pemkab Malang Dapat Dana Cukai 80 M, Prioritaskan Bangun RS Jantung
Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, Suahasil Nazara saat hadir di Kabupaten Malang, Rabu (31/3). (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Pemkab Malang dapat dana cukai sebesar Rp 80 miliar. Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara, membenarkan.

Anggaran itu berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pemkab Malang dapat dana realisasi setidaknya Rp 16 miliar.

“Realisasinya untuk Kabupaten Malang sebesar Rp 16 miliar lebih,” tutur Wamenkeu di Balai Desa Jatiguwi Sumberpucung, Rabu (31/3).

Malang Raya sendiri mendapat Rp 1,29 triliyun di 2021. Sementara khusus Kabupaten Malang 2021 mendapat sebesar Rp 80 miliar lebih.

Wamenkeu menegaskan ini saat memantau penggunaan dana cukai. Suahasil berharap Pemkab Malang mampu meningkatkan produksi tembakau.

Sehingga, Pemkab mampu mengiringi evaluasi dana cukai di APBD. Karena, Permenkeu menegaskan separuh DBHCHT untuk kesejahteraan masyarakat.

“25 persen perbaikan bidang kesehatan. Sementara, 25 persen untuk perbaikan lingkungan usaha legal,” ringkasnya.

Kabupaten Malang memang mendapat dana cukai besar kedua di Jatim. DBHCHT Kota Malang hanya Rp 30 miliar. Sementara, Kota Batu Rp 15 miliar.

Pasalnya, Kabupaten Malang memiliki lahan penghasil tembakau. Total lahan produsen tembakau mencapai 500 hektar.

Kawasan tanam tembakau menyebar di lima kecamatan. Sumberpucung, Poncokusumo, Tumpang, Donomulyo, dan Wonosari, mendominasi ladang tembakau Kabupaten Malang.

Kabar Lainnya : Bea Cukai Malang Musnahkan Puluhan Sex Toys.

“Penghasilannya tahun 2020 lalu mencapai 87,1 ton,” kata Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto.

Dengan DBHCHT tinggi, Pemkab Malang berencana mendirikan RS Jantung. Lahannya telah tersedia di RSUD Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Menurutnya, 40 persen kematian di Indonesia karena penyakit jantung.

“Kami berharap bisa bangun RS Jantung. Karena kami ingin membantu penderita penyakit jantung. Pasien besar kemungkinan berasal dari Banyuwangi hingga Pacitan,” akhirnya.

Sementara, Wamenkeu ke Malang untuk mengunjungi petani tembakau. Mereka bermukim di Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler