Connect with us

Kabar Batu

Gubernur Khofifah Minta Kepala Desa Terampil Dan Sandang Inovasi

Published

on

Gubernur Khofifah Minta Kepala Desa Terampil Dan Sandang Inovasi
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko (tengah bawah) dalam pelatihan kades se-Jatim. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta kepala desa (kades) selalu terampil. Khofifah juga meminta kades menyandang kemampuan berinovasi.

Menurut Gubernur, investasi keterampilan perseorangan adalah pekerjaan abadi. Karena dinamika masyarakat tidak akan pernah berhenti.

Sehingga, Khofifah mendorong kemajuan para kades di Jatim. Dia mengatakan ini saat hadir di Kota Batu.

Yakni, untuk membuka Diklat Teknis Peningkatan Kapasitas SDM. Sasaran diklat adalah kades di penjuru Provinsi Jawa Timur.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi skill (keterampilan). Selain itu yang tidak kalah penting adalah material skill. Yakni terkait bagaimana pengelolaan dana desa. Serta, mental skill yaitu mencakup komitmen dan integritas,” kata Khofifah di Royal Orchid Hotel, Selasa (16/3).

Kepala desa membutuhkan keterampilan inovasi yang cepat. Kades juga harus efektif, tanggap, transparan, akuntabel dan responsif. Karena, bebannya adalah mewujudkan kawasan yang mandiri dan sejahtera.

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada seluruh kades. Karena, telah berpartisipasi dalam penanganan covid-19 melalui Kampung Tangguh.

Selanjutnya, Khofifah menghimbau agar penggunaan Dana Desa (DD) tepat sasaran. Dia pun meminta kades memaksimalkan DD untuk kesejahteraan warga.

“Percepatan penyaluran DD penting. Sehingga, pelaksanaan PPKM lancar. Serta, penanganan covid-19 di tingkat desa akan berjalan maksimal,” ringkasnya.

Kabar Lainnya : Diklarifikasi Soal Perselingkuhan, Ini Jawaban Kades Ngenep.

Plt Kepala Badan PSPM PMD Kemendes RI, Jajang Abdullah sepakat. Pesan Khofifah senada dengan misinya.

Yakni, pentingnya peningkatan kapasitas kades. Serta, optimalisasi pengelolaan dana desa. Karena, kemajuan dan kepentingan masyarakat desa bergantung keterampilan kades.

“Pemusatan penyelenggaraan pembangunan yang mengandalkan birokrasi tidak cukup. Butuh kolaborasi untuk melakukannya,” ujar Jajang, mengamini Khofifah.

“Desa menjadi entitas NKRI sebagai subjek pembangunan nasional. Sementara, aktor pembangunan desa yaitu kades,” terangnya.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko pun sepaham. Selaku tuan rumah, dia menyambut kehadiran seluruh kades se-Jawa Timur.

WhatsApp Image 2021 03 16 at 15.35.24

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Foto : Kominfo Kota Batu)

Kabar Lainnya : Petaka Ledakan Bondet Kota Batu, Maling Meninggal, Polisi Luka Parah.

Harapannya, diklat teknis mulai 16-19 Maret 2021 ini bermanfaat. Dia juga berharap, para kades menjadi agen perubahan sepulang pelatihan ini.(fir/yds)

Advertisement

Terpopuler