Pemerintahan
Sosialisasi Vaksinasi Tahap 2, Dinkes Libatkan Posyandu di Kota Malang

KABARMALANG.COM – Dinkes Kota Malang gencar sosialisasi vaksinasi tahap 2. Pesan kesehatan terus tergaung di tengah masyarakat.
Sosialisasi vaksinasi tahap 2 sudah berjalan sejak awal 2021. Tetapi, pelaksanaan suntik vaksinnya sendiri mulai akhir Februari lalu.
Hingga kini vaksinasi masih berlangsung. Dengan sasaran para petugas layanan publik.
Latifah Hanun, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Malang membenarkan. Dia bergerak bersama Diskominfo Kota Malang.
“Kita melaksanakan promosi kesehatan yang gencar. Juga bekerja sama dengan Kominfo. Kami melaksanakan edukasi masyarakat mengikuti vaksinasi covid-19,” ujar Hanun, kepada Kabarmalang.com, Rabu (3/3).
Kabar Lainnya : Pemkab Malang Ingin Libatkan Influencer dalam Vaksinasi Covid-19.
Dinas Kesehatan dan Diskominfo gencar melakukan sosialisasi. Yakni melalui media online dan platform media sosial masing-masing.
Hanun menuturkan, pekan depan akan keliling. Dia mengagendakan sosialisasi hingga April 2021. OPD kesehatan ini akan keliling ke tiap posyandu. Dengan tujuan untuk sosialisasi vaksinasi tahap 2.
“Kita akan mensosialisasikan kepada posyandu-posyandu. Kami ingin mengajak masyarakat. Supaya, mau datang ke tempat-tempat vaksinasi covid-19 ini,” ujarnya.
Karena, pedagang pasar, lansia dan sebagainya harus tercover semua. “Kita libatkan kader posyandu untuk mensukseskan sosialisasinya,” tambahnya.
Memang, ada muncul pro dan kontra terkait vaksinasi. Tetapi, OPD kesehatan Kota Malang terus mengedukasi masyarakat.
Supaya, mau menghadiri layanan vaksinasi. Sehingga, masyarakat bisa sehat.
“Karena vaksinasi secara total bisa memunculkan herd imunity. Minimal bisa terbentuk 70 persen,” terangnya.
Menurutnya reaksi vaksin hampir sama dengan imunisasi bayi. Asalkan tidak ada keluhan. Badan dalam kondisi sehat jadi syarat utama.
“Jadi kami mengimbau kepada masyarakat. Jangan takut akan vaksinasi covid-19 ini. Selain itu, vaksin ini gratis, pemerintah yang menanggung,” ungkap Kabid Kesehatan Masyarakat.
“Takut memang wajar tapi jangan berlebihan. Asalkan badan kita mantap dan sehat. Insyallah tidak ada reaksi,” tutupnya.(fat/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























