Pemerintahan
Forkopimda Kabupaten Malang Jalani Vaksinasi Covid-19 Kedua

KABARMALANG.COM – Forkopimda Kabupaten Malang kembali mengikuti vaksinasi tahap kedua. Para pejabat publik vaksin di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Kamis (18/2).
Tampak hadir dalam vaksinasi sejumlah tokoh publik. Dandim 0818 Malang-Batu, Plh Bupati Malang, Wahyu Hidayat.
Kemudian, Bupati Malang terpilih, Sanusi. Selanjutnya Kajari Kabupaten Malang, Edi Handojo. Lalu, Kadinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo.
Sanusi mengaku tidak merasakan efek samping apapun usai vaksin. Tetapi, dia masih akan tetap menunggu 14 hari. Ini untuk memastikan tidak ada efek samping sama sekali.
“Gak kerasa apa-apa cuman dingin aja. Dua minggu katanya (menunggu apakah ada efek samping),” terangnya.
Baca Juga : Pemkab Malang Ingin Libatkan Influencer dalam Vaksinasi Covid-19.
Begitupun, politisi PDIP itu juga tidak melakukan persiapan khusus. Dia santai saja mengikuti vaksinasi tahap kedua ini.
“Ndak ada persiapan, tidurnya biasa waktunya tidur ya tidur. Makannya sama aja ndak ada perubahan,” ujarnya.
Terkait kiat-kiatnya menjaga imunitas, Sanusi punya dua trik. Dia rutin jalan sehat dan berjemur.
“Untuk menjaga imun ya tidur yang cukup, makan yang cukup dan kadang kalau pagi jalan-jalan sambil berjemur,” tukasnya.
Forkopimda Kabupaten Malang lainnya pun sama.
Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra juga vaksinasi. Walaupun dia penyintas covid-19, Dandim tetap vaksinasi. Karena dia mengidap covid-19 4 bulan yang lalu.
“Saya pernah positif (Covid-19) sudah 4 bulan. Jadi setelah screening dan memenuhi syarat, ikut vaksin sesuai instruksi Presiden,” ungkapnya.
Dia juga mengaku tidak merasakan apapun. Dia menunggu sekitar 30 menit usai vaksinasi.
“Saat vaksin alhamdulillah tidak merasakan apa-apa. Baik saat penyuntikan sampai 30 menit setelah penyuntikan,” bebernya.
Yusub menuturkan agar masyarakat tidak takut vaksinasi. Dia menghimbau masyarakat yang sudah vaksin tetap melaksanakan 5 M.
“Saya himbau kepada masyarakat juga jangan takut. Karena vaksin ini sudah terbukti halal dan aman,” pungkasnya.(im/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































