Connect with us

Pemerintahan

Bantuan Mengalir Untuk Korban Bencana Malang Barat

Published

on

Bantuan Mengalir Untuk Korban Bencana Malang Barat
Penyerahan bantuan untuk korban terdampak banjir di Malang Barat. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Bantuan terus mengalir untuk korban bencana Malang Barat. Dua mobil paket sembako Alfamart terdistribusi di tiga wilayah, Sabtu (6/2). Yakni, Pujon, Ngantang dan Kota Batu.

Masyarakat pun mengapresiasi bantuan sembako kepada warga terdampak. Karena, banjir dan longsor membuat puluhan warga mengungsi.

“Warga menyambut kedatangan tim Alfamart Warga pun beramai-ramai membantu menurunkan bahan kebutuhan pokok,” kata Bachtiar, Koordinator Kampung Siaga Bencana Sukosari (Sukomulyo – Bendosari), Pujon, Kabupaten Malang, Minggu (7/2).

Baca Juga : Pipa PDAM Bocor Di Jalan Ijen, Celaket dan Langsep Terdampak.

Bachtiar menjelaskan, warga terdampak adalah korban banjir bandang. Luapan Sungai Konto merendam enam rumah di Dusun Kedungrejo.

Dua kandang beserta delapan kambing warga hanyut. Banjir pun merendam sawah 3 hektar di Dusun Tretes. Tanah longsor juga terjadi di Dusun Ngeprih.

Baktiar menyebutkan bahwa bantuan yang mengalir sangat penting. Kebanyakan warga membutuhkan perlengkapan rumah tangga.

Serta, peralatan musala. “Al Quran di Musholla juga basah semua,” ujarnya.

Bantuan ini merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini merupakan wujud kepada masyarakat yang membutuhkan. Khususnya bagi saudara kami yang menjadi korban bencana alam,” kata Moch Faruq Asrori Corporate Communications Regional Manager PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

Dia menjelaskan perusahaannya berupaya meringankan warga terdampak bencana alam. Sehingga, bantuan pun mengalir ke Malang Barat.

“Ini sebagai bentuk kepedulian sosial kita. Seperti yang kita berikan sekarang. Apalagi Januari Februari ini bencana alam terjadi di mana-mana,” ungkapnya.

Sebelumnya, bantuan sosial mengalir di berbagai kota. “Seperti Pekalongan, Jember, Mamuju dan Majane,” ujar Faruq.

Bantuan bukan berdasar pada jumlah toko Alfamart di situ. Faruq menyebut Mamuju hanya ada tiga toko. Sementara, Majene hanya satu toko.

“Tapi kita kan tidak melihat itu. Ini bentuk kepedulian kita. Semoga bantuan kita ini bisa memberikan manfaat,” pungkasnya.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler