Peristiwa
Jenazah Tertukar di TPU Kasin, Keluarga Pukul Petugas Pemakaman

KABARMALANG.COM – Jagat medsos Malang Raya heboh dengan viralnya jenazah tertukar. Peristiwa terjadi di TPU Kasin, Kamis (28/1) kemarin.
Dhana Setiawan, Koordinator PSC 119 Kota Malang membenarkan. Dia juga menceritakan kronologi jenazah tertukar di pemakaman tersebut.
“Sekitar pukul 14.45, setelah ishoma. Tim pemakaman menuju KM Jenazah RSSA. Ini untuk mengambil jenazah yang akan bersemayam di TPU Sukun. Sebab, ada tiga jenazah yang harus pemakaman secara bergantian,” ujar Dhana kepada wartawan, Jumat (29/1).
Tim pemulasaran menyelesaikan pemakaman dua jenazah. Setelah itu, tim pemakaman kembali ke KM RSSA. Karena, mereka harus memakamkan jenazah berikutnya.
“Keluarga jenazah atas nama W. Ingin memiliki nomor antrian nomor 4. Setelah pemakaman di Kedungkandang, Karangbesuki, Sukun dan Kasin,” terangnya.
Namun, antrean tersebut mundur menjadi antrean nomor 5. Karena tim pemakaman akan menyelesaikan dulu penguburan di Sukun.
“Sesampainya di sana, keluarga W sempat tidak terima. Lantaran tak sabar menunggu, keluarga W sempat adu mulut. Yakni dengan anggota pemakaman Tri Erwanto dan Alfa,” jelasnya.
Setelah dapat izin, ternyata keluarga W tidak berkenan. Mereka tidak mau tim pemakaman menguburkan jenazah.
“Mereka memutuskan untuk memanggil ambulance sendiri. Lantaran merasa sakit hati. Setelah itu, keluarga W sempat mengumpat. Yaitu kepada anggota pemakaman atas nama Tri,” lanjutnya.
Baca Juga : Ribuan Peziarah Kunjungi Makam Habib Abdullah di TPU Kasin.
Kemudian, anggota pemakaman bernama Alfa sempat tidak terima. Dia sempat membenturkan badannya ke satu anggota keluarga W.
Beruntung, Bhabinkamtibmas Aiptu Budi Setyo melerai. Sehingga, jenazah bisa meluncur menuju pemakaman.
“Sesampainya di pemakaman, salah satu anggota keluarga W sadar. Peti bukan jenazah keluarganya. Â Melainkan jenazah atas nama S,” tambahnya.
Tak terima, keluarga W akhirnya kembali adu mulut. Salah satu anggota keluar W juga memukul Alfa.
Alfa pingsan. Rekannya melarikan Alfa ke RKZ untuk mendapatkan perawatan.
“Kemudian, anggota tim pemakaman lainnya menuju KM RSSA. Dengan tujuan mengambil jenazah W,” tutupnya.
Kasus jenazah yang tertukar ini membawa dampak bagi pelaku. Yakni, anggota keluarga W yang memukul petugas pemakaman.
Kabarnya, Polresta Makota sudah menangkap pria itu. Siang ini, dia sudah menjalani pemeriksaan.(fat/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































