Connect with us

Pemerintahan

Terima Vaksin Perdana, Ini Testimoni Perwakilan Difabel Kota Malang

Published

on

20210128 171626
Anjar Ramansyah (batik merah) perwakilan difabel dalam agenda vaksinasi simbolis Kota Malang (Foto: istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Agenda vaksinasi simbolis Kota Malang berjalan sukses, terhelat di Block Office Kota Malang, Kamis pagi (28/1).

Dalam 12 nama tokoh publik yang suntik pertama kali di Kota Malang, terdapat satu perwakilan peyandang tuna netra.

Wali Kota Malang, Sutiaji yang mengusulkan agar kaum difabel ikut terlibat. Mengingat mereka juga rentan terpapar covid-19, apalagi yang bekerja di bidang pelayanan jasa.

Adalah Anjar Ramansyah, seorang tuna netra, yang mewakili penyandang disabilitas. Dia berprofesi sebagai terapis pijat.

Dia hadir bersama Titing Rara Wulansari, Pendamping Penyandang Disabilitas Kementrian Sosial untuk Malang Raya.

Usai suntik vaksin covid-19 oleh vaksinator dari Puskesmas Polowijen. Dia lalu memberikan testimoni bisa terlibat dalam vaksinasi simbolis.

“Saya berharap ini merupakan awal dari penguatan imunitas bagi warga Kota Malang untuk mengatasi virus corona,” ujar Anjar kepada wartawan di Block Office, Kamis (28/1).

IMG 20210203 152417

Baca Juga : Vaksinasi Simbolis Kota Malang Sukses, Ini Testimoni Para Tokoh Publik.

Anjar membeberkan alasan ikut vaksinasi simbolis. Karena dia menerima mandat mewakili para penyandang dan bisa memberi contoh.

Dia mengaku tidak ada persiapan khusus sebelum suntik vaksin sinovac. “Saya hanya sarapan biasa, minum teh hangat dan air putih,” imbuhnya.

Anjar mengatakan akan memberi testimoni usai vaksinasi kepada orang-orang terdekatnya. Yakni bahwa vaksin sinovac aman dan halal.

“Saya akan menyampaikan apa yang saya rasakan setelah suntik vaksin. Kepada keluarga, tetangga dan teman saya. Sampai saat ini saya tidak merasakan keluhan,” tutupnya.(fat/yds)

Advertisement

Terpopuler