Connect with us

Pemerintahan

Cegah Kemacetan Jembatan Kedungkandang, Dishub Rekayasa Lalin

Published

on

20210113 151649 e1610528345386
Evaluasi pengecekan lapangan oleh  Dishub Kota Malang untuk perencanaan dan penyusunan manajemen rekayasa lalin di Jembatan Kedungkandang (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dishub Kota Malang berencana merekayasa lalu lintas Jembatan Kedungkandang. Yakni, jalur persimpangan jembatan dengan Jalan Raya Sawojajar.

Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto mengamini. Sebab, dua lokasi tersebut memang sering terjadi penumpukan kendaraan.

“Masih ada macet crossing kan disana. Jadi anggota kami saya perintahkan untuk menghitung. Hasilnya apa saya masih belum bisa bilang. Karena Kamis (besok) kami rapatkan dengan forum lalin,” ujar Handi, kepada wartawan, Rabu (13/1).

 

Baca Juga : Kemacetan Dobel, Rekayasa Lalin Diterapkan di Tiga Titik

 

Sekarang, dia sedang mengkaji faktor-faktor kemacetan dua lokasi tersebut.

“Kami menghitung jumlah kendaraan. Lalu, ruas dan arus lali lintas untuk evaluasi rekayasa,” tambahnya.

Hasil kajian bakal terbahas bersama para pakar terkait. Seperti Satlantas, DPUPRPKP, dan akademisi.

Handi menambahkan, area Jembatan Kedungkandang tetap steril traffic light.

 

Baca Juga : Kota Malang Siapkan 6 Cek Point Cegah Penyebaran Covid-19

 

“Satu, tidak boleh di jembatan ada traffic light. Kedua, jembatan itu kuat. Tetapi, desainnya untuk kendaraan dinamis, tidak statis,” jelasnya.

Khawatirnya, traffic light akan menimbulkan penumpukan kendaraan. Sehingga, mempengaruhi kekuatan jembatan.

“Itu membahayakan, walaupun secara konstruksi kuat. Sekarang mungkin kuat, tapi pasti nanti ada penurunan. Yang jelas opsinya bukan traffic light. Opsi lainnya apa, itu nanti perlu pembahasan,” tutupnya.(fat/yds)

Advertisement

Terpopuler