Connect with us

Pemerintahan

Dinkes Monev Skrining Kesehatan Anak Sekolah

Diterbitkan

,

IMG 20201125 141827 scaled
Agenda monev skrining kesehatan anak usia sekolah oleh Dinkes Kota Malang (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Dinkes Kota Malang monev skrining kegiatan anak usia sekolah. Monev dihelat di Same Hotel, Rabu pagi (25/11).

Peserta monve adalah 16 perwakilan puskesmas. Serta, 36 guru UKS SD dan SMP di Kota Malang. Skrining telah diadakan Dinkes sejak 20 September 2020. Tujuan skrining, untuk intervensi kesehatan anak didik.

“Sehingga kondisi anak bisa ditindaklanjuti dengan cepa. Karena inti skrining adalah pencegahan,” ujar Latifah Hanun, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Malang kepada Kabarmalang.com, Rabu (25/11).

Hanun menuturkan, pandemi mengubah cara skrining. Prosesnya dilakukan secara daring. Skrining dilakukan lewat pengisian google form.

“Google form dari Dinkes Kota Malang diedarkan ke Puskesmas. Lalu dilanjutkan ke sekolah-sekolah se-Kota Malang,” lanjut Hanun.

Skrining format google form sangat detail. Skriningnya tentang fisik, mental dan pemberian imunisasi anak sekolah.

“Pertanyaannya seputar status gizi. Intervensi kesehatan vital. Gigi dan mulut juga dipantau. Kemudian pemberian imunisasi,” jelasnya.

IMG 20201125 141727 scaled

Latifah Hanun, Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinkes Kota Malang. (Fathi)

Skrining UKS berkaitan dengan pemantauan anak didik secara menyeluruh.

“Misalnya, skrining menemukan kelainan dan kekurangan atau permasalahan kesehatan. Maka, anak mesti dirujuk sesuai dengan kelainannya itu,” terangnya.

Hanun mengatakan penggunaan google form belum maksimal. Karena pengisian format google form terkendala sarana pra sarana.

“Kita akan skrining dengan kunjungan ke sekolah-sekolah. Tapi menunggu pandemi berakhir. Yang mengisi adalah petugas kesehatan,” jelas Hanun.

Selain monev, hadir pula Dinkes Provinsi Jatim. Materi soal kesehatan pun disampaikan. Yakni, oleh Sujud, Kasi Kesga Gizi Dinkes Provinsi Jatim.(fat/yds)

Iklan

Terpopuler