Politik
Jelang Debat Kedua, Inilah Visi Tiga Paslon

KABARMALANG.COM – Debat kedua Pilkada Kabupaten Malang digelar 20 November mendatang. KPU sudah menentukan temanya, yaitu Pembangunan.
Tiga paslon Pilkada Kabupaten Malang mempunyai program andalan tersendiri. Program itu akan dibawa ke panggung debat kandidat kedua.
Sandi Andalkan Jamu Teko
Contohnya, paslon nomor urut 1 Sanusi-Didik Gatot Subroto. Mereka akan membawa beberapa gagasan program pembangunan.
“Secara umum, kita lebih memantapkan program infrastruktur. Ini sudah menjadi pengalaman calon kami (Sandi) selama memimpin,” terang Media Officer Sandi, Zulham Mubarak saat dikonfirmasi, Senin (16/11).
Di antaranya, pengembangan Jalur Lintas Selatan (JLS). Lalu, pembangunan rumah sakit.
Termasuk, program Jamu Teko. Ini adalah program spesifik untuk jalan kampung.
“Program andalan lainnya adalah Jamu Teko (Jalan Lurus Tembus Kampung). Yakni program pembangunan jalan hingga di pelosok desa,” pungkasnya.
Ladub Usung Sade Jamu
Sementara, paslon nomor urut 2 tak memiliki persiapan khusus. Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono sudah siap menyambut debat.
“Hanya pemantapan materi dan perbaikan manajemen waktu saja,” terang Koordinator Media Center Paslon Ladub, Anas Muttaqin.
Manajemen waktu ini fokus pada teknis. Yakni, menyajikan visi Ladub dalam batasan waktu debat.
Andalan Ladub di panggung debat kedua, adalah Sade Jamu. Ini kepanjangan dari Setiap Desa Jalan Mulus.
Program infrastruktur jalan ini menjangkau setiap pelosok desa.
“Kita juga punya program lain soal infrastruktur Kabupaten Malang. Masih sangat banyak insfrastruktur Kabupaten Malang berlu pembenahan. Tapi apa itu, nanti saja dalam pelaksanaan debat. Biar jadi kejutan,” tutup Anas.
Rangkai Infrastruktur Dalam Jejeg Songo
Paslon independen Malang Jejeg memiliki sembilan program unggulan. Program dinamai Jejeg Songo.
Program Jejeg Songo menjangkau semua aspek vital kemasyarakatan. Tak terkecuali jalan mulus bergaransi.
Cabup independen, Heri Cahyono, menegaskan asal usul Jejeg Songo. Program ini buah pemikiran atas keresahan masyarakat Kabupaten Malang.
Jejeg Songo mencakup semua yang belum dimaksimalkan pemerintah daerah.
“Ini berangkat dari keresahan dan kebutuhan masyarakat,” kata Sam HC, sapaannya.(im/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























