Kabar Batu
Hujan Datang, Apel Batu Terancam Gagal Panen

KABARMALANG.COM – Musim penghujan sudah datang pertengahan Oktober. Petani apel Kota Batu mulai ketar-ketir.
Kebun apel mereka terancam gagal panen. Pasalnya, cikal bakal buah mulai berguguran. Padahal, sebelumnya bunga apel telah bermekaran.
“Sudah cukup banyak yang rontok. Tentu harus ikhlas karena memang sudah menjadi resiko,” terang Muhammad Rizal salah satu petani apel Desa Tulungrejo, Kamis siang (22/10).
Dia menerangkan, petani hanya bisa mencegah rontoknya bunga apel. Caranya, dengan menyemprotkan cairan pestisida dua kali lipat.
Rizal merinci, cairan pestisida disemprotkan 3-4 kali sehari. Itu saat musim kemarau.
Penyemprotan cairan pestisida dua kali lipat, adalah solusi terbaik. Bakal buah tidak rontok terlalu banyak.
Serta, buah kuat melawan kandungan asam dari air hujan. Inilah musuh utama tanaman apel.
“Apalagi saat ini harga apel sedang anjlok. Yaitu, Rp 10 ribu per kilo dari petani,” imbuh Rizal.
Ia berharap ikon Kota Batu tersebut bisa terus bertahan. Banyak petani lain yang beralih ke tanaman jeruk.
Terpisah, Pemkot Batu menyadari situasi ini. Kesulitan petani apel adalah sulitnya pemasaran hasil panennya.
Solusi yang tepat yaitu menggandeng pelaku UMKM. Serta, memanfaatkan produk serapan.
Produk serapan itu seperti keripik apel dan cuka apel. Produk ini cukup banyak diminati.
Sehingga bisa petani apel tetap bisa bertahan. Juga, memanfaatkan teknologi saat ini.
“Supaya tetap bertahan, harus memanfaatkan jaringan digitalisasi teknologi,” tandas Kasi Pengolahan dan Pemasaran Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kota Batu Tri Agus Abdi Sholeh.(arl/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































