Olahraga
AVGI Kota Batu Dorong Pendirian Cabor E Sport

KABARMALANG.COM – Asosiasi Video Games Indonesia (AVGI) Batu mendorong pendirian cabor electronic sport. AVGI sudah menemui KONI Kota Batu untuk membahas cabor ini. Pengajuan ini masih ditampung Pengurus Besar E-Sport Indonesia (PBESI).
“Pembahasan pembentukan pengurus daerah esport dilakukan 28 Agustus lalu. Namun, sekarang kami menunggu cabor e sport diresmikan di provinsi. Nantinya akan merembet ke pengurusan daerah,” ungkap Alfi Nur Hidayat Ketua AVGI (Asosiasi Video Games Indonesia) Kota Batu pada Senin siang (5/10).
Pengukuhan tinggal menunggu penyerahan AD/ART dari PBESI pusat. KONI Jatim akan menerima berkas ini. Lalu cabor e sport di daerah akan dikukuhkan.
Ada 20 kota kabupaten yang akan ikut dilantik. Program atlet PBESI ini terbagi menjadi tiga nomor. Yakni Personal Computer (PC), Console Game (Ps4/X-Box), dan gadget.
Setiap nomor nantinya akan diberikan 10 jenis games pertandingan. Misalnya Point Blank, Counter Strike dan Dota untuk PC. Pro Evolution Soccer dan FIFA untuk game konsol. Serta PUBG dan Mobile Legend untuk gadget.
“Nantinya PBESI Kota Batu akan memiliki belasan komunitas olahraga elektronik. Maksimal 80 anggota setiap komunitasnya. Komunitas-komunitas itu bisa menjadi klub afiliasi AVGI. Syaratnya, klub itu terdaftarkan di akta notaris,” imbuh pria yang menjabat sebagai Plt DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kota Batu tersebut.
Dia berharap PBESI Kota Batu nantinya menciptakan pro player. Contohnya, HZL Legion, klub asal Batu yang go international. HZl Legion memenangkan kompetisi PUBG tingkat Asia Tenggara.
Misi E-Sport Batu Menuju Prestasi Nasional
Sementara itu, KONI Kota Batu terus berkoordinasi dengan AVGI. Ketua KONI Kota Batu, Mahfud sudah dua kali rapat bersama Alfi. Pembentukan pengurus daerah PBESI Kota Batu masih dimatangkan.
Mahfud mendukung adanya cabor baru. Sekarang, tinggal membentuk pengurus cabornya lebih dulu. “Kami akan mendukung karena potensinya sangat baik. Bisa menambah prestasi di Kota Batu. Misalnya saat ada kejurnas, kejurda PON hingga event internasional,” tandasnya.
PBESI telah diakui setelah menorehkan prestasi level Asia. E-sport Indonesia moncer di Asian Games 2018 dan Sea Games 2019. Dari sini, PBESI mendapatkan restu KONI pusat.(arl/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan




































