Connect with us

Olahraga

Divif 2 Kostrad Singosari Kenalkan Skydiving Center

Diterbitkan

||

Skydiving Center di Divif 2 Kostrad. (foto : fat)

 

KABARMALANG.COM – Divif 2 Kostrad Singosari punya tempat terjun bebas. Namanya Skydiving Center. Senin (5/10), tamu HUT ke-75 TNI di Kostrad diajak ke situ.

Mereka berkeliling dan melihat-lihat fasilitas Gedung Skydiving Center. Banyak yang belum tahu Skydiving Center Divif 2 Kostrad. Karena begitu diresmikan, tidak lama kemudian terjadi pandemi.

“Sehingga kami belum sempat menginformasikannya. Terutama, teman-teman dan komunitas yang punya hobi kedirgantaraan,” ujar Mayjen TNI Tri Yuniarto, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Singosari Malang.

Yuniarto mengatakan Kostrad memiliki fasilitas latihan wind tunnel. Ini adalah fasilitas untuk persiapan  melakukan terjun bebas.

Pernah melihat adegan terjun payung dengan gaya bebas? Layaknya penyelam hendak menyelami dasar laut? Biasanya yang begini ada di tayangan iklan televisi. Di Kostrad, ini pemandangan biasa.

“Kalau menggunakan pesawat terbang, biayanya mahal. Resikonya tinggi. Di sini ada resiko, tapi sangat minimal. Kemudian bisa digunakan berulang kali. Sebagai tempat latihan prajurit Kostrad sebelum terbang,” sambungnya.

TNI dan Polri rutin menggunakan fasilitas ini. Namun, FASI, Federasi Aero Sport Indonesia, ikut dilibatkan.

“Kami sampaikan, fasilitas latihan boleh digunakan oleh masyarakat. Tidak hanya oleh TNI,” pungkasnya.

Selain wind tunnel, Kostrad mempersiapkan gedung virtual parachute training.  Gedung masih dalam pengerjaan. Fungsinya untuk  penyiapan terjun prajurit-prajurit TNI via virtual. (fat/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Olahraga

Menata Persilatan Kota Malang Ditengah Pandemi

Diterbitkan

||

H Parso, saat menerima panji Ipsi sebagai simbol tampuk kepemimpinan

 

KABARMALANG.COM – Kepengurusan IPSI Kota Malang berganti. Gerbong baru ini diharapkan bisa membawa dunia persilatan Kota Malang lebih berprestasi.

“Agenda ini mundur dari jadwal yang telah ditentukan, yaitu April 2020. Padahal panitia sudah dibentuk dan mulai bertugas Februari 2020,” ujar As’ad Munawir, Wakil Ketua I Koni Kota Malang, Sabtu (24/10/2020).

Sebulan sebelum pelaksanaan, Koni Kota Malang memutuskan menonaktifkan seluruh agenda. Termasuk latihan di setiap cabor, hingga kini. Akibat pandemi Covid-19.

Ada suasana beda di Aula Disdikbud Kota Malang. Karena Ketua Umum IPSI Kota Malang Ir Nono Suherno sekitar sebulan lalu meninggal dunia. Maka pembukaan muskot pun diawali dengan doa bersama bagi almarhum.

Muskot ini dihadiri lengkap 12 perguruan pencak silat anggota Ipsi kota. Antara lain: PSHT, Perisai Diri, Perisai Putih, Merpati Putih, Pamur, Pagar Nusa, Tapak Suci, PSHW, Nur Harias, Satria Tunggal, Asad dan inilah pemilik hak memilih dan dipilih.

Ketua Harian Ipsi H Parso, mewakili almarhum Nono menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban.

Diterima anggota. Sidang dilanjutkan. Pengurus lama di-demisionerkan. Dilanjutkan pemilihan ketua dan formatur.

Penjaringan calon ketua diperoleh: Budi Utomo PSHT, Kusmadiono Tapak Suci dan H Parso Pamur. Melalui pemilihan, masing-masing mendapat suara 2, 7 dan 3. Maka H Parso menjadi Ketua Ipsi Kota Malang 2020-2024 terpilih.

“Prosedur selanjutnya, panitia Muskot akan melaporkan ke Ipsi Pengprov Jatim dan Koni. Agar segera di SK kan dan dilanjutkan dengan pelantikan,” ujar Anita Yuli Rahmawati, sekretaris panitia.

H Parso menyampaikan jika ke depannya tantangan Ipsi lebih berat. Karena pandemi belum berakhir.

“Karena itu, saya butuh dukungan dari semua anggota perguruan untuk menjalankan organisasi,” ujarnya. (Carep-3/fir)

Lanjutkan Membaca

Olahraga

Carlos Oliveira Simpan Daftar Kelemahan Arema

Diterbitkan

||

Carlos Oliveira, pelatih Arema FC. (Foto : Carep-04)

 

KABARMALANG.COM – Pelatih Arema FC, Carlos Oliveira bersyukur ada latih tanding. Dengan lawan selevel Madura United, kelemahan Singo Edan terekspos.

Ini baik bagi Arema. Karena, sekarang Carlos punya gambaran jelas perbaikan tim.

“Kami mencoba permainan dalam pertandingan sesungguhnya. Karena, latihan dan pertandingan jelas berbeda,” ujar Carlos kepada wartawan, Sabtu (24/10).

Menurutnya, ujicoba sebelumnya melawan tim lokal. Meski bermanfaat, kualitas tim Arema tidak teruji.

Sehingga, latih tanding lawan Madura digelar. Hasilnya memuaskan, setidaknya bagi Carlos.

Karena, dia mendapatkan kerangka daftar perbaikan tim. Apalagi, tim lawan juga agresif.

Arema diuji tidak hanya dalam menyerang. Tapi, juga dalam pertahanan.

“Tim lawan sangat kompleks dan kompak. Saya senang pemain saya bisa menunjukkan kemampuannya,” kata pelatih berdarah Brasil ini.

“Saya melihat ada yang perlu diperbaiki dari tim saya. Kalau di-list, daftarnya terlalu panjang,”  imbuhnya.(carep/yds)

Lanjutkan Membaca

Olahraga

Bagas Adi Dijajal Gelandang Bertahan

Diterbitkan

||

Bagas Adi Nugroho saat latihan penguatan massa otot. (Foto : Arema FC Official)

KABARMALANG.COM – Pelatih Arema FC, Carlos Oliveira mempunyai waktu bereksperimen. Tim Singo Edan masih bisa diutak-atik.

Para pemainnya pun dijajal di berbagai posisi. Contohnya, Bagas Adi Nugroho, bek muda Arema.

Carlos menyebut Bagas adalah pemain lengkap. “Dia posisinya defender. Punya pengetahuan soal pertahanan. Tapi, passing-nya juga baik,” ujar Carlos kepada wartawan, Jumat (23/10).

Dalam latih tanding lawan Madura United, Carlos bereksperimen. Dia memasang Bagas Adi sebagai gelandang bertahan.

“Posisi dalam formasi, dia agak naik menjadi gelandang. Saya menilai dia memenuhi kriteria saya untuk gelandang bertahan,” tambah pelatih asal Brasil.

Sebelumnya, Bagas Adi tidak terbiasa menjadi gelandang bertahan. Setidaknya, dalam laga formal, Bagas selalu defender.

Pemuda asal Sleman ini diplot menjadi pemain multi-tasking. Dengan kecermatan gaya bermain Bagas, diyakini ide ini cemerlang.

“Karena itulah Bagas dipasang di posisi itu. Ke depan, kalau saya butuh bek, dia bisa juga,” terang Carlos.

Otak Atik Sebelum Kepastian Liga

Carlos mengakui, dia beruntung sekaligus tidak beruntung. Dia tidak beruntung, karena liga belum jelas dimulai.

Di sisi lain, dia beruntung karena dapat banyak waktu. Sebelum liga digelar, Carlos bakal otak-atik tim.

“Saya jadi banyak waktu untuk memperbaiki tim saya. Beruntung bagi saya bisa persiapan, karena liga belum mulai. Tapi juga tidak beruntung bagi saya. Liga tak kunjung mulai,” jelasnya panjang lebar.

Otak-atik komposisi jelas akan terjadi di semua lini. Ini terbukti dalam latih tanding.

Dia memainkan pemain asing di tengah anak muda. Supaya, ramuannya benar-benar efektif.

Carlos menyebut seorang pelatih harus punya naluri otak-atik. “Untuk mencoba (komposisi), sebagai pelatih, saya harus punya insting,” jelasnya.

“Ada potensi pemain untuk memainkan posisi berbeda dari biasanya,” tambahnya. Selama ada waktu, Carlos akan mencari formula terbaik.

Karena, dia mengakui list perbaikan tim sangat panjang.

“Kalau saya bicara yang harus diperbaiki, pasti listnya panjang. Yang jelas, perbaikan performa akan sesuai dengan list itu,” sambungnya.

“Semoga saya punya cukup banyak waktu. Untuk menyelesaikan semua list itu,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com