Connect with us

Kabar Batu

Sosialisasi Dispertan Batu, Kartu Tani Tak Hanya Pupuk Bersubsidi

Published

on

IMG 20200916 183450
Ilustrasi Kartu Tani

 

KABARMALANG.COM – Kartu Tani yang selama ini menjadi akses petani Kota Batu sebenarnya banyak memiliki manfaat selain sebagai syarat pengambilan pupuk bersubsidi.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Pupuk Pestisida dan Alat Dinas Pertanian Kota Batu, Imron Arifianto bahwa Kartu Tani juga bisa dimanfaatkan sebagai syarat pengajuan KUR (Kredit Usaha Rakyat) sehingga bisa membantu permodalan petani, terlebih ketika dimasa pandemi Covid-19.

“Dalam KUR itu nanti bisa dimasukkan dalam program kredit lunak dengan limit Rp 25 juta tanpa agunan bahkan bisa sampai ke nominal Rp 200 juta dengan agunan,” terangnya pada Rabu siang (16/09/2020).

Sedangkan untuk pupuk bersubsidi sendiri memiliki harga yang sangat ramah dengan kantong petani yakni jenis urea dengan harga Rp 1.800 per kilo, Pupuk ZA Rp 1.400 per kilo, pupuk SP-36 Rp 2000 per kilo, pupuk Phonska Rp 2.300 per kilo, dan Petroganik Rp 500 per kilogramnya.

Lebih lanjut, dalam penggunaannya, Kartu Tani harus diisi saldo dahulu di BNI dengan nominal sekitar Rp. 50 ribu sebelum bisa difungsikan. Jika tidak melakukan pengisian saldo maka kartu tani tidak akan bisa digunakan di 11 kios di Kota Batu yang telah ditunjuk.

“Kartu tani sendiri yang sudah didistribusikan sekitar 6254 keping dari total 7000 keping kartu. Sedangkan total petani di Kota Batu sendiri ada sekitar 21 ribu petani,” imbuhnya.

Imron juga menambahkan pemilik kartu tani di Kota Batu sendiri diperkirakan masih sekitar 50 persen saja karena bagi petani yang tidak tergabung dalam gapoktan (gabungan kelompok tani) maka tidak akan mendapatkan kartu tani tersebut.

Selain bergabung kedalam gapoktan yang sudah ada, petani juga diperbolehkan untuk membentuk gapoktan sendiri dengan syarat memiliki 20 anggota.

“Nanti RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) akan dibuatkan oleh petugas penyuluh lapangan dan gapoktan itu serta bisa mendapatkan fasilitas kartu tani tersebut,” tukasnya. (arl/fir)

 

Advertisement

Terpopuler