Serba Serbi
Trend Cupang, Hingga Munculnya Breeder Pemula

KABARMALANG.COM – Daya tarik ikan hias memang tidak ada habisnya. Kali ini giliran Ikan Cupang (Betta sp) yang menjadi primadona masyarakat dikala pandemi Covid-19.
Trend Cupang saat ini, diakibatkan kebosanan sebagian masyarakat yang kehidupan sehari-harinya dibatasi dengan adanya wabah Covid-19. Maka dari itu, masyarakat mencari kesibukan lain dengan cara memelihara ikan Cupang. Entah itu hanya sekedar memanjakan mata ataupun menjadi peternak (Breeder).
Seperti yang diungkapkan Pak Kekok, salah satu pemilik toko Cupang di kawasan Splendid, Kota Malang. Sekarang sedang ramai diperbincangan jenis Cupang baru, yakni Koi dengan berbagai variasi, mulai dari Nemo Galaxy hingga Samurai.
“Sekarang jenis koi menjadi primadona, karena silangan warna yang bervariasi dan bisa ditentukan sendiri. Jadi nanti kita menginginkan warna campuran apa saja, tinggal kita silangkan antara jenis satu dengan lainnya yang berbeda warna, munculah nanti corak baru, itulah sensasinya,” terangnya, Rabu (15/09/2020).
Kekok, sapaan akrabnya yang sudah berjualan mulai dari 2001 mengungkapkan bahwa banyak sekali pembeli yang bertanya kepadanya untuk cara beternak dan menyilangkan jenis koi tersebut, karena para pembeli itu tertarik terhadap warna dan sensai penyilangan jika berhasil.
“Sebenarnya untuk di Kota Malang ini cukup susah untuk membudidayakan Cupang, karena untuk proses pembesaran membutuhkan iklim yang panas, sedangkan di Kota Malang iklimnya dingin. Saya aja ambil Cupang dari Jakarta dan Kediri, karena iklim mereka panas, jadi cocok,” tutupnya disela-sela kesibukannya melayani pembeli. (ong/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































