Connect with us

Kabar Batu

Bentuk Tim CROP, Dispertan Serius Atasi Keluhan Petani

Published

on

IMG 20200805 160916

KABARMALANG.COM – Respons cepat Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Batu mengatasi keluhan petani. Hal ini dibuktikan dengan dibentuknya tim Cepat Respon Opini Publik (CROP) untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Tim ini intens berkoordinasi dengan petugas pengendali organisme tumbuhan (PPOT),” ujar Sugeng Pramono Kepala Dispertan Kota Batu, Rabu (05/08/2020).

“Dan, kita bisa cepat turun ke lapangan dengan untung mengidentifikasi karakteristik serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) ini,” ia meneruskan.

Sugeng juga mengungkapkan, dengan adanya tim ini nantinya petani di Kota Batu bisa memanfaatkan aplikasi melalui Balaikota Among Tani Teknologi mulai diseriusi Dispertan (Dinas Pertanian) Kota Batu.

Salah satu petani yang cukup ketara terganggu, lanjut Sugeng, menimpa Agus karena dua hektar lahan jagung miliknya diserang oleh hama ulat.

Oleh sebab itu, tanamannya menderita penyakit bulai dengan intensitas serangan sekitar 10% dengan faktor utama yang pemicu serangan hama dikarenakan pemberian kotoran hewan tanpa proses dekomposisi.

“Kami sudah menyiapkan berbagai macam upaya untuk pengendalian OPT ini seperti penyediaan drone sprayer, eradikasi selektif dengan memusnahkan tanaman jagung yang terserang bulai. Sehingga tidak menjadi sumber inokulum bagi tanaman lain, atau penggunaan insektisida berbahan aktif bakteri bacillus thuringiensis,” ujar Sugeng.

Ia juga menghimbau, agar petani agar tanamannya tidak kembali terserang OPT untuk menggunakan proses dekomposisi plus agen hayati sehingga bisa mengendalikan serangan penyakit. (arl/fir)

Advertisement

Terpopuler