Connect with us

Pemerintahan

Resmi Dilantik Sekda, Wahyu Hidayat Fokus Perangi Covid-19

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Setelah lebih dari sekitar 1 bulan menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat akhirnya akan resmi dilantik menjadi Sekda Kabupaten Malang.

Sebelumnya, Wahyu Hidayat diketahui diberi kepercayaan menjabat sebagai Pj Sekda Kabupaten Malang sejak 4 Juni 2020 menggantikan Sekda sebelumnya Didik Budi Muljono, yang telah memasuki masa purna tugas.

Dari informasi yang dihimpun, pelantikan Wahyu Hidayat sebagai Sekda Kabupaten Malang tersebut rencananya akan dilangsungkan pada Senin (20/07/2020). Hal itu dikatakan Bupati Malang, HM. Sanusi saat ditemui di sela kegiatannya di Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Jumat (17/07/2020) petang.

Dimana Sanusi menyebut, sebelum Wahyu Hidayat dilantik menjadi Sekda, juga telah dilalui proses panjang. Dan menurut Sanusi, juga tak kalah penting adalah izin dari Gubernur dan juga Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Benar, rencananya Senin (20/07/2020). Dan ini pun sudah mendapatkan izin dari Mendagrinya. Kalau tidak ada izin saya tidak akan melantik,” ujar Sanusi.

Sebagai informasi, sebelum diberi mandat untuk menjabat sebagai Pj Sekda, Wahyu Hidayat menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Wahyu Hidayat mengaku tidak ada persiapan khusus jelang pelantikan dirinya sebagai Sekda Kabupaten Malang. Namun begitu, dirinya mengaku siap jika memang Bupati Malang memberikan tugas kepadanya sebagai Sekda Kabupaten Malang.

Sebagai Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat mengatakan bahwa saat ini dirinya masih fokus untuk melakukan penanganan terhadap pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Malang.

“Karena ini instruksi dari Bapak Bupati Malang, ya harus dijalankan. Sementara ini fokus masih tetap pada penanganan Covid-19, persiapan Agustusan dan ini juga menindaklanjuti paripurna beberapa waktu lalu yang sudah LPJ untuk 2019 dan juga sudah KUAPPAS,” ujar Wahyu Hidayat.

Selain itu, lebih lanjut Wahyu mengatakan, selain pengendalian Covid-19, sudah ada tugas besar yang diamanahkan kepadanya saat nanti dirinya telah resmi menjabat sebagai Sekda Kabupaten Malang. Yakni peningkatan pendisiplinan ASN, Investasi dan pengoptimalan upaya Kepanjen menjadi Ibukota.

“Salah satunya juga untuk dapat kembali memberlakukan kembali geliat ekonomi yang sempat jatuh di Kabupaten Malang. Kita harus sadar bahwa saat ini kita berdampingan dengan Covid-19,” terangnya.

“Maka dari itu, kita harus berupaya agar ekonomi tetap berjalan, dengan tetap waspada agar Covid-19 tidak semakin meluas. Salah satunya dengan penerapan protokol kesehatan,” sambung Wahyu saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (19/07/2020).

Sementara itu, dengan dilantiknya Wahyu Hidayat sebagai Sekda Kabupaten Malang, saat ini terdapat kekosongan posisi pada jabatan Kepala DPKPCK Kabupaten Malang.

Wahyu menyebut pihaknya belum melakukan koordinasi lebih lanjut terkait siapa yang akan menggantikannya untuk menduduki jabatan Kepala DPKPCK.

“Yang jelas kalau saat ini ya diisi oleh Plt (Pelaksana Tugas) dulu,” pungkas Wahyu. (ris/fir)

Politik

Wapres : Muslimat NU Harus Memperluas Jaringan

Diterbitkan

||

Suasana Rakernas Muslimat NU di Hotel Singasari (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin meminta Muslimat NU berjejaring. Ma’ruf menilai jejaring penting untuk membesarkan Muslimat NU.

“Tidak boleh tertutup, tidak boleh kaku, harus bergaul. Buka selebar-lebarnya dengan siapapun, dalam hal apapun,” ujar Ma’ruf dalam sambutan daring Rakernas Muslimat NU di Hotel Singhasari Resort, Kamis siang (29/10).

Banom (Badan Otonom) NU juga harus didorong. Supaya, jaringan dan teamworking-nya meluas. Karena itu untuk kebesaran Muslimat sendiri.

Ma’ruf pun berpesan agar Muslimat aktif menangkal radikalisme. Dia mengajak tokoh Muslimat menyampaikan pesan yang menyejukan masyarakat.

Ma’ruf menambahkan, pemerintah telah menghadirkan sejumlah fasilitas. Agar organisasi perempuan seperti Muslimat bisa mengembangkan UMKM.

“Muslimat harus memanfaatkan perangkat yang ada untuk meningkatkan UMKM. UMKM adalah mitra strategis,” ujar Ma’ruf.

Ketum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengamini. Menurutnya, berbagai isu telah dibahas dalam rakernas.

“Mulai dari layanan pendidikan, kesehatan dan sosial. Yang punya panti asuhan di NU adalah Muslimat,” tutup wanita yang juga Gubernur Jatim tersebut.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Politik

Ultah ke-61, PP Dampit Bagikan Masker

Diterbitkan

||

Pemuda Pancasila PAC Dampit.(Foto : Imron Haqiqi)

KABARMALANG.COM – PAC Pemuda Pancasila Dampit memeriahkan ultah ke-61. Dalam momen Sumpah Pemuda, mereka membagikan masker.

Ini bentuk bakti sosial mereka untuk masyarakat. Pembagian masker digelar di Jalan Semeru Selatan, Kecamatan Dampit.

“Pada kegiatan kali ini kita menyediakan 500 masker. Itu diberikan kepada tukang ojek, pedagang dan pengendara,” terang Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Dampit, Nanang Qosim saat ditemui lokasi kegiatan, Rabu (28/10).

Kegiatan tersebut diikuti anggota Pemuda Pancasila PAC Dampit. Baik unsur pengurus, Koti (Komando Inti), dan Srikandi.

“Kita juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Agar, selalu menerapkan protokol kesehatan. Sering cuci tangan, menggunakan masker, dan jaga jarak,” bebernya.

Ayah 4 anak itu berharap Pemuda Pancasila semakin solid.

“Alhamdulillah, respon masyarakat sangat baik atas kegiatan kami. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini. Masker kan sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tutup Nanang.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Politik

MPW Jatim : PP Kota Malang Legendaris

Diterbitkan

||

Sekretaris MPW PP Jatim, M Diah Agus Muslim saat membuka peringatan HUT ke-61 PP di Kota Malang.

KABARMALANG.COM – MPW Pemuda Pancasila Jatim menegaskan Kota Malang luar biasa. PP Kota Malang sejak dulu sudah dikenal legendaris.

MPC Kota Malang perkembangannya luar biasa. Kita tahu MPC Kota Malang ini legend. Dua kota terbesar di Jatim, Surabaya dan Malang, dihuni PP legendaris,” ujar Sekretaris MPW PP Jatim, M Diah Agus Muslim kepada Kabarmalang.com, Rabu (28/10).

PP Kota Malang selalu melahirkan tokoh pemimpin. Karakternya pun Jawa Timuran.

Yakni, mengusung rasa guyub dan solidaritas. Semangat ini, harus diarahkan ke kegiatan positif.

“PP Kota Malang bisa didorong menggerakkan ekonomi masyarakat bawah. Serta, menggaungkan kepatuhan protokol kesehatan. Dua hal ini harus bergerak simultan,” ujarnya.

Website PP Kota Malang yang baru diluncurkan bisa dimanfaatkan. Ekonomi rakyat kecil, harus diwadahi di situ.

“Dengan begitu, PP Kota Malang tahu persis kondisi rakyat kecil. Serta, bisa berbuat tepat untuk kebutuhan masyarakat,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com