Connect with us

Kabar Batu

Dampak Covid-19, PAD Triwulan Kedua Pemkot Batu Jauh Dari Target

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Digoncangnya dengan pandemi covid-19 membuat cukup banyak impact pada kota-kota besar tak terkecuali dengan Kota Batu.

Hal ini ditunjukkan dengan PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang masih jauh dari target walaupun tahun 2020 telah mencapai triwulan kedua.

“Memang masih mencapai 28,36 persen atau Rp 58,7 miliar dari target Rp 207 miliar. Tentu ini masih jauh dari target,” papar jubir satgas pencegahan covid-19 M. Chori.

Ia juga mengungkapkan hal ini dikarenakan minimnya pemasukan ke Kota Batu karena hampir separuh PAD ditopang dari sektor pajak dan retribusi di bidang pariwisata, hiburan, resto dan hotel sedangkan pada beberapa bulan terakhir semuanya harus tutup total.

Menurut Chori, diketahui selama pandemi pendapat Kota Batu tidak ada pemasukan karena selain tidak adanya pajak dari tempat wisata, Pemkot Batu juga menerapkan pembebasan retribusi pasar, kebersihan, hingga pembebasan tarif retribusi PDAM.

Oleh sebab itu dengan ditutupnya sektor pariwisata dan pembebasan beberapa retribusi tersebut secara tak langsung membuat potensi PAD Kota Batu rendah. Bahkan pihaknya telah memprediksi, PAD tahun 2020 akan berkurang sampai 40 persen atau Rp 80,8 miliar dari target Rp 207 miliar.

“Penurunan target tersebut bukan jadi masalah. Tapi bagaimana Pemkot Batu mengerek dunia usaha agar kembali pulih seperti sebelumnya,” bebernya.

Maka dari itu di masa transisi menuju new normal, pihak Diskoumdag (Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan) tengah melakukan kajian dengan melihat adanya kenaikan tren penjualan di pasar apakah sudah berimbas penjualannya ketika hotel dan tempat wisata mulai dibuka.

Sementara itu Walikota Batu Dewanti Rumpoko menyampaikan bahwa dirinya akan meminta agar sisa anggaran untuk penanganan Covid-19 bisa dimanfaatkan untuk stimulus pemulihan ekonomi terutama bagi yang terdampak Covid-19.

“Nanti sisa anggaran Covid-19 seperti sisa anggaran JPS (Jaring Pengaman Sosial) di Dinsos sudah bisa digunakan untuk recovery ekonomi. Begitu juga di dinas lainnya,” tukasnya. (arl/fir)

Advertisement HUT PDIP ke 48

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com