Connect with us

Serba Serbi

Update 6 April 2020: ODR Meningkat 155 Orang

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Jumlah Orang Dalam Resiko (ODR) di Kota Malang meningkat tajam. Per hari ini, kenaikan mencapai 155 orang dari hari sebelumnya. Masyarakat dihimbau waspada dan tetap menerapkan physical distancing.

Menurut data yang dirilis Pemerintah Kota Malang per 6 Maret 2020 menyebut, jumlah ODR mencapai 842 orang atau terjadi kenaikan sebanyak 155 orang dari hari sebelumnya.

Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) hanya mengalami penurunan menjadi 51 orang, sedangkan ODP mencapai 302 orang.

“Dari jumlah ODP sebanyak 302 orang, 217 orang telah dilakukan pemantauan dan 85 orang telah selesai melalui pemantauan,” ungkap Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto dalam keterangan resmi, Senin (6/04/2020), petang.

Sementara untuk pasien positif Covid-19 berjumlah 8 orang, dengan rinciannya 3 orang telah dinyatakan sembuh serta lima lainnya masih dalam perawatan.

“Untuk PDP meninggal sebanyak 3 orang. PDP sehat atau selesai dilakukan pengawasan sebanyak 14 orang. Sementara yang masih dirawat masih berjumlah 34 orang,” beber Nur Widianto.

Sekedar diketahui per 4 April 2020 jumlah ODR sebanyak 675 orang karena ada penambahan 12 orang, OTG sebanyak 52 orang, ODP mencapai 343 orang, positif Covid-19 berjumlah 5 orang dengan rincian 3 orang dinyatakan sembuh serta 2 lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.

PDP sudah dinyatakan sehat dan menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing sebanyak 11 orang, dan tiga PDP meninggal dunia, sedangkan PDP dirawat sebanyak 32 orang bertambah 7 orang dari hari sebelumnya. (rjs/fir)

Serba Serbi

Rayakan Harlantas ke 65, Polresta Malang Kota Bagikan Masker dan Sembako

Diterbitkan

||

Oleh

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata

 

KABARMALANG.COM – Polresta Malang Kota merayakan Hari lalu lintas Bhayangkara yang ke 65, dengan melakukan kegiatan pembagian masker dan sembako kepada masyarakat. Berlokasi di depan Gedung DPRD Kota Malang.

“Total selama satu bulan, khusus pada hari lalu lintas ini, ada lima puluh ribu masker. Esensinya, kita tidak hanya merayakan ulang tahun, tetapi esensinya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk sama-sama tertib berlalu lintas di jalan,” ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Selasa (22/09/2020).

Kapolresta juga menyinggung terkait wacana penutupan akses jalan di akhir pekan. “Kita akan membahas dengan Forkopinda lainnya, untuk pembatasan kegiatan, karena kita masih di zona merah,” lanjut Leo, sapaan akrabnya.

Ada empat kota dan kabupaten yang zona merah, yakni Kota Pasuruan, Kota Banyuwangi, Kota Gresik dan Kota Malang.

“Ini yang melatar belakangi kita melaksanakan pembatasan. Sama seperti awal pelaksanaan daripada Physical Distancing, kita juga akan melakukan penyemprotan di jalan-jalan,” ucapnya.

Untuk nantinya di titik mana saja yang dilakukan pembatasan. Menurut Leo, sementara ini masih di survey. Kemungkinan di Jalan Ijen dan Jalan Veteran. (fat/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Danrem 083/Baladhika Jaya Pimpin Vicon Penanganan Covid-19

Diterbitkan

||

Oleh

Danrem 084/Bdj Kolonel Inf Irwan Subekti saat melaksanakan Video Confrence (Vicon)

 

KABARMALANG.COM — Danrem 084/Bdj Kolonel Inf Irwan Subekti melaksanakan Video Confrence (Vicon) bersama dengan para Dandim di jajarannya, Selasa (22/09/2020) di Ruang Data Korem 083/Baladhika Jaya.

Dalam Vicon tersebut, Danrem 083/Bdj menerima paparan singkat dari para Dandim di jajaran Korem 083/Bdj tentang operasi pendisiplinan Protokol kesehatan guna mewujudkan masyarakat produktif yang aman Covid-19 di Wilayah Korem 083/Bdj .

Danrem 083/Baladhika Jaya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan Protokol Kesehatan guna menciptakan kehidupan yang produktif dan aman dari Covid-19 serta terlaksananya pencegahan penyebaran wabah corona dan memberikan pemahaman tentang pentingnya penggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak (Social Phisical Distancing).

Kolonel Inf Irwan Subekti juga menegaskan, saat melaksanakan tugas penegakan displin, laksanakan dengan humanis tapi tegas karena hal ini dilakukan semata mata untuk melindungi masyarakat agar terhindar dari Pandemi Covid-19.

“Untuk penggunaan masker, masyarakat agar diberikan pemahaman bahwa penggunaan masker saat ini kita jadikan gaya hidup agar kita aman dari Covid-19,” ujarnya.

Dalam melaksanakan kegiatan pendisiplinan protokol kesehatan ini, para Dansat agar selalu berkoordinasi dengan semua unsur yang ada diwilayah dengan mengintegrasikan sumber daya yang ada di daerah.

“Tugas ini dapat dilaksanakan secara terpadu dan sinergi, sehingga didapat hasil yang optimal,” pungkasnya. (tik/fir)

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Peringati Hari Perdamaian Internasional, Duta Damai Jawa Timur Tampilkan Unsur Seni dan Budaya

Diterbitkan

||

Oleh

Penampilan Tari Gombyong dalam acara Hari Perdamaian Internasional, Millenial Festival For Peace

 

KABARMALANG.COM – Tanggal 21 September 2020, diperingati sebagai hari perdamaian internasional. Duta Damai Jawa Timur, mengadakan agenda untuk memperingati hari perdamaian tersebut dengan tajuk Millenial Festival For Peace, Peace For All. Dirayakan dengan penuh suka cita, pertunjukan seni dan budaya. Di gedung KNPI Kota Malang.

“Sebenarnya dari sisi seni budaya, kita kedatangan teman-teman dari Jong Maluku, tadi juga ada tari gambyong. Seninya nanti ada teater dan paduan suara, dengan background berbagai macam kesukuan, kita tunjukan bahwa Indonesia itu seperti ini,” ujar ketua pelaksana agenda Millenial Festival For Peace, Billy Setiadi, Senin (21/09/2020).

Billy mengatakan bahwa untuk memperingati hari perdamaian dunia, setiap tahun mereka selalu melaksanankan. Agenda kali ini sudah masuk tahun ke empat sejak 2017.

“Biasanya kita melakukan di ruang terbuka, karena ini situasi pandemi, tidak bisa mengumpulkan orang banyak. Kita adakan di ruang tertutup,” sambungnya.

Untuk acaranya, lanjut Billy, dilaksanakan secara luring maupun daring. Luring didatangi hanya beberapa orang, tidak untuk umum, hanya undangan saja. Daring disiarkan live streaming youtube dan instagram.

“Harapannya, sebenarnya kita menginformasikan tidak hanya ke Indonesia saja, tapi ke mata dunia, sesuai dengan tagline kita, damai itu Indonesia,” ucap pria berkacamata ini.

Alasannya menurut Billy, karena beberapa tahun lalu, isu toleransi dan terorisme, menimpa Jawa Timur, seperti kejadian pengeboman. Sehingga harapan Duta Damai Jawa Timu, kejadian-kejadian seperti itu tidak ada lagi, khususnya di Jawa Timur. (fat/fir)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com