Connect with us

Serba Serbi

IHSG Bergejolak 3 Maret 2026: Investor Asing Borong Saham Blue Chip di Tengah Sentimen Global

Published

on

IHSG Hari Ini 25 Maret 2026: Menguat Tajam 1,12% ke Level 7.186 Usai Libur Lebaran
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau bergerak fluktuatif (vola-til) pada perdagangan Selasa (istimewa)

KABARMALANG.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau bergerak fluktuatif (vola-til) pada perdagangan Selasa (3/3).

Gejolak ini dipicu oleh rilis data inflasi Amerika Serikat dan ketidakpastian suku bunga global yang membuat investor cenderung berhati-hati.

Meski demikian, terlihat lonjakan akumulasi beli bersih (net buy) oleh investor asing pada sejumlah emiten Blue Chip, yang menandakan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi domestik tetap kuat di tengah tekanan pasar global.

​Update Pergerakan IHSG Hari Ini

​Posisi Terakhir: (Misalnya: 7.250,50)

Sentimen Utama: Data inflasi AS (The Fed) dan fluktuasi harga komoditas dunia.

Aksi Asing: Mencatatkan Net Foreign Buy signifikan di pasar reguler.

​Top Emiten yang Paling Banyak Dicari & Diakumulasi Asing

​Berdasarkan data running trade dan volume pencarian investor, berikut adalah daftar saham yang menjadi sorotan hari ini:

Kode Saham

Nama Emiten

Sektor

Status Pergerakan

BBCA

Bank Central Asia Tbk.

Perbankan

Akumulasi Asing Masif

TLKM

Telkom Indonesia Tbk.

Telekomunikasi

Rebound Teknis

ASII

Astra International Tbk.

Otomotif/Holding

Value Investing

BBNI

Bank Negara Indonesia Tbk.

Perbankan

Net Buy Konsisten

Analisis Strategi Investasi di Tengah Gejolak

​Menghadapi pasar yang bergerak dinamis, para analis menyarankan beberapa langkah strategis bagi para investor retail:

​Pantau Arus Kas Asing (Foreign Flow): Saham yang terus diakumulasi asing saat IHSG turun biasanya memiliki daya tahan (resilience) yang lebih baik.

​Diversifikasi Sektor: Alihkan sebagian portofolio ke sektor defensif seperti Consumer Goods atau Infrastruktur jika volatilitas meningkat.

​Waspada Area Support: Perhatikan level psikologis IHSG (misal: 7.200) sebagai acuan untuk melakukan averaging down.

Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga. Keputusan jual atau beli sepenuhnya berada di tangan investor.

Selalu gunakan analisis teknikal dan fundamental sebelum bertransaksi.

Advertisement

Terpopuler