Peristiwa
Harga Emas Hari Ini 11 Februari 2026: Emas Dunia Tembus USD 5.036, UBS Capai Rp3 Juta!

KABARMALANG.COM – Pasar emas saat ini sedang berada dalam fase “High Plateau”, di mana harga bertahan di level tinggi akibat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter AS (The Fed) dan aksi borong emas oleh bank sentral dunia.
Update Harga Emas Batangan (Antam & UBS)
Terjadi sedikit anomali di pasar domestik hari ini; sementara Antam cenderung stabil, harga emas UBS justru melesat hingga menyentuh angka psikologis baru.
Jenis Emas | Harga per Gram (IDR) | Perubahan |
|---|---|---|
Antam (Logam Mulia) | Rp2.954.000 | Tetap (Stagnan) |
UBS (Pegadaian/Retail) | Rp3.000.000 | Naik (Trend Positif) |
Buyback Antam | Rp2.750.000 (Estimasi) | Turun Rp7.000 |
Catatan: Penurunan harga buyback Antam di tengah harga jual yang stabil menunjukkan adanya pelebaran spread.
Ini adalah sinyal bagi investor jangka pendek untuk menunda aksi jual (selling) hingga harga beli kembali membaik.
Emas Dunia (Spot Gold) & Sentimen Global
Di pasar komoditas internasional, emas menunjukkan taringnya dengan bergerak di rentang USD 5.026 – USD 5.036 per troy ounce.
Katalis Utama: Kebijakan moneter Federal Reserve yang diprediksi lebih longgar (dovish) menjadi bahan bakar utama kenaikan emas.
Permintaan Fisik: Bank sentral di berbagai negara terus menambah cadangan emas mereka sebagai langkah de-dolarisasi, yang menjaga harga tidak jatuh meskipun ada tekanan teknis.
Harga Emas Perhiasan (Domestik)
Bagi Anda yang berfokus pada emas perhiasan, berikut adalah kisaran harga rata-rata di pasar lokal (belum termasuk ongkos pengrajin):
Kadar 24 Karat (99%): Rp2.470.000 per gram.
Kadar 22 Karat (80% – 90%): Rp2.045.000 per gram.
Tips Strategi Investasi Hari Ini
Arbitrase Harga: Dengan harga UBS yang sudah menyentuh Rp3.000.000 sedangkan Antam masih di Rp2.954.000, ada selisih yang cukup besar.
Jika Anda mencari aset untuk disimpan, emas Antam saat ini menawarkan nilai yang lebih kompetitif.
Waspadai Spread: Karena harga buyback turun Rp7.000, pastikan Anda hanya menjual emas jika memang membutuhkan likuiditas mendesak.
Jika tidak, mempertahankan aset (hold) adalah pilihan yang lebih bijak di tengah tren global yang masih bullish.
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari































