Connect with us

Ekbis

Program Laku Pandai Mendapat Sambutan Luar Biasa dari Masyarakat

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Sejak diluncurkan pada tahun 2014 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), program Laku Pandai (layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif) mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat maupun lembaga jasa keuangan sebagai lembaga yang menjalankannya.

Layanan Laku Pandai ini memberikan layanan bank melalui agen. Dengan bertransaksi melalui agen, penduduk desa, pedagang yang merupakan nasabah utama Laku Pandai mendapatkan layanan yang cukup mewah.

Melalui TASAKU, Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) mengadopsi program Laku Pandai ini dan sukses menjalankannya di wilayah Jawa Timur. TASAKU atau Tabungan SAKU yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2016 di Surabaya, hingga kini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat di kota lainnya seperti Sidoarjo, Malang dan Gresik.

Pasalnya, dengan bertransaksi melalui agen Laku Pandai, masyarakat tak perlu antre di bank untuk menabung, menyetor, menarik uang, dan sebagainya. Selain itu, masyarakat juga bisa bertransaksi kapan saja bahkan di luar office hour bank-bank umum.

“TASAKU memiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan tabungan lainnya. Untuk membuka tabungan, nasabah hanya perlu datang ke gerai Alfamart dan Alfamidi yang bertanda stiker Agen SAKU. Selain itu transaksi TASAKU dapat dilakukan hingga jam 9 malam, termasuk pada hari Sabtu atau Minggu dan hari libur. TASAKU juga bebas biaya administrasi bulanan, tanpa minimum saldo serta dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan,” tutur Aji, Product Manager TASAKU.

Dalam kesempatan yang sama, beberapa pedagang yang juga hadir saat konferensi pers ini mengatakan bahwa sangat terbantu dengan adanya TASAKU. Penyetoran uang hasil dagangannya sebelum warungnya tutup selalu dilakukan di Alfa pada malam hari, sehingga tidak perlu membawa uang ke rumahnya.

“Sangat membantu dengan adanya TASAKU. Kami tidak perlu membawa uang dagangan ke rumah. Kebetulan warung kami bersebelahan dengan Alfa jadi bisa langsung setor sebelum warung kami tutup di malam hari,” ujar salah seorang pedagang yang hadir saat konferensi pers.

Para pedagang juga diedukasi mengenai cara-cara melakukan transaksi melalui handphone serta diingatkan untuk tetap bijak melakukan transaksi melalui e-banking.

Di era globalisasi dan digitalisasi yang berkembang pesat saat ini, mau tidak mau seluruh pelaku usaha tidak terkecuali para pedagang harus siap menghadapi perubahan. Perlahan tapi pasti, mereka harus sudah bisa memanfaatkan kemajuan teknologi yang serba digital ini.

“TASAKU sudah bisa diakses melalui handphone melalui aplikasi BSS Mobile. Hal ini memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat untuk melakukan transaksi keuangannya. Hanya dengan melalui Hanaphone yang digunakan, sudah dapat melakukan transaksi yang diinginkan, kapanpun dan dimanapun berada,” ujar Aji melengkapi.

Pada akhir tahun 2019 tercatat sudah lebih dari 20 ribu orang yang menggunakan TASAKU, meningkat sekitar 19% jika dibandingkan dengan jumlah pengguna 1 tahun sebelumnya. Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat memperoleh kemudahan untuk menabung melalui TASAKU dan tentunya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TASAKU semakin meningkat.

Keberhasilan ini tak lepas dari layanan TASAKU yang semakin luas. Terdapat lebih dari 300 outlet Alfamart dan Alfamidi yang melayani TASAKU. Selain itu, tak dapat diabaikan pula adanya edukasi yang dilakukan selama ini sehingga masyarakat lebih memahami manfaat beragam layanan yang disediakan oleh TASAKU.

“Memperhatikan penerimaan masyarakat atas TASAKU selama 3 (tiga) tahun terakhir ini, kami meyakini bahwa masyarakat di seluruh Indonesia selayaknya juga berkesempatan untuk memperoleh manfaat yang sama. Untuk itu, kami akan memperluas jangkauan layanan TASAKU. Jika saat ini layanan TASAKU masih terbatas di beberapa kota di Jawa Timur, kami mengusahakan agar tahun ini TASAKU sudah bisa dilayani di seluruh Indonesia,” ucap Bernard Erwin Karamoy Branch Manager Bank Sampoerna Malang.

Berbicara mengenai program, sejak diluncurkannya, TASAKU memiliki beberapa program hadiah sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan oleh para nasa bah. Salah satunya adalah Undian Mega Grand Prize TASAKU. Program undian triwulanan Mega Grand Prize TASAKU akan dilaksanakan pada hari Minggu, 9 Februari 2020 di CFD Idjen Boulevard, Malang Jawa Timur.

“Melalui Mega Grand Prize TASAKU ini, kami ingin mengapresiasi seluruh nasabah TASAKU yang sudah setia memilih TASAKU sebagai sarana untuk menabung. Acara ini juga akan dimeriahkan dengan penampilan Dance Competition,” Aji menambahkan.

Pada Mega Grand Prize TASAKU, nasabah yang beruntung akan mendapatkan hadiah utama berupa 1 hadiah utama Paket Umrah senilai Rp 25 juta, 2 kulkas 2 pintu, 2 LED TV 32 inch, 3 sepeda gunung dan 35 saldo tabungan masing-masing senilai Rp 200 ribu serta ratusan undian door prize dengan hadiah utama kupon merah Rp 250 ribu dan kupon emas Rp 1 juta serta ratusan hadiah menarik lainnya.

TASAKU dapat diakses lewat aplikasi BSS Mobile dan memiliki berbagai fitur menarik. Nasabah TASAKU bebas melakukan transaksi keuangan kapanpun dan di manapun. Tidak ada biaya untuk
transter dana antar pengguna TASAKU ataupun ke rekening nasabah di Bank Sampoerna. Transter juga dapat dilakukan ke bank manapun dengan biaya transfer yang lebih murah dibandingkan dengan biaya yang dikenakan oleh sebagian besar bank lain di Indonesia. Pembelian pulsa dan berbagai jenis pembayaran juga dapat dilakukan. Kesemuanya ini diperoleh nasabah tanpa dikenakan biaya
administrasi bulanan. TASAKU Mobile dapat diunduh secara gratis melalui Google Play dan App Store dengan nama BSS Mobile. (ary/fir)

Ekbis

Ayo Tunjukkan Semangat Aktifmu Melalui MILO Indonesia Virtual Run

Diterbitkan

||

Oleh

Bagi para pecinta lari di Indonesia, kini Nestlé MILO menghadirkan MILO Indonesia Virtual Run (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Bagi para pecinta lari di Indonesia, kini Nestlé MILO menghadirkan MILO Indonesia Virtual Run’ sebagai bagian gerakan MILO ACTIV Indonesia yang berkomitmen untuk berkontribusi terhadap pembangunan generasi masa depan Indonesia yang lebih sehat dan aktif.

Kegiatan ini juga mendukung anjuran Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia untuk terus berolahraga dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pembukaan periode berlari MILO Indonesia Virtual Run dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional oleh Ketua Panitia Hari Olahraga Nasional 2020, Dr. Raden Isnanta, M. Pd mewakili Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dengan didampingi Presiden Direktur Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar, bersama Business Executive Officer Beverages Business Unit Nestlé Indonesia Mirna Tri Handayani.

“Sejak tahun 1980an, Nestlé MILO telah mengajak lebih dari 30 juta anak Indonesia di lebih dari 200 kota untuk berpartisipasi di berbagai kegiatan olahraga seperti School Sports Development Program, MILO Jakarta International 10K, MILO Football Championship, dan Tantangan Juara MIL0,” ujar Mirna Tri Handayani dalam keterangan rilis, Rabu (16/09/2020).

Kali ini, lanjut Mirna Tri Handayani, MILO Indonesia Virtual Run menjadi sebuah gerakan yang menyatukan energi aktif dari berbagai wilayah Indonesia dalam menginspirasi anak Indonesia untuk mencintai olahraga. “Bagi teman-teman di wilayah Jawa, ayo daftarkan diri Anda sekarang juga dan jadi bagian untuk bangkitkan energi aktif bangsa Indonesia di MILO Indonesia Virtual Run,” sambungnya.

Pendaftaran MILO Indonesia Virtual Run dibuka melalui situs www.milo.co.id mulai 1 hingga 18 September. Pada program kali ini, seluruh peserta akan mendapatkan race jersey, e-BIB, produk MILO, dan medali finisher apabila sudah menyelesaikan perlombaan sesuai dengan kategori yang telah dipilih.

MILO Indonesia Virtual Run menghadirkan dua kategori yaitu kategori individu 10K dan kategori Family Run 3K. Periode berlari akan dimulai pada 9-20 September. Semua peserta yang sudah menyelesaikan perlombaan dapat mengunggah hasil lari dengan menggunakan aplikasi tracker lari apa saja.

“Setiap peserta yang mengikuti MILO Indonesia Virtual Run turut memberikan kontribusi dalam pembangunan generasi masa depan Indonesia, karena untuk setiap kelipatan 100 pendaftaran, kami akan memberikan bantuan perlengkapan olahraga kepada sejumlah sekolah-sekolah dasar di berbagai daerah Indonesia,” tutupnya.

Sementara itu salah satu peserta kategori individu 10K dari Bogor, Galuh Puspha (30) mengungkapkan, “Pada tahun 2018 saya pernah mengikuti MILO Jakarta International 1OK dan meraih personal best. Kali ini saya sudah mempersiapkan diri dengan strength running dan menjaga pola makan. Di samping itu, konsep berlari di MILO Indonesia Virtual Run sangat menarik, karena target finish dapat dicicil dalam 12 hari,” katanya.

“Ini memberikan kesempatan bagi para pelari pemula yang ada di Indonesia untuk mencintai berolahraga, dapat terus bergerak aktif dan berani mencoba jarak lari yang belum pernah mereka tempuh,” pungkas Galuh Puspha. (*/fir)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Berawal Hobi, Guru di Turen Raup Ratusan Juta Dari Budidaya Tanaman Hias

Diterbitkan

||

Oleh

Seorang guru di Turen sukses budidaya tanaman hias (foto : Imron Haqiqi)

KABARMALANG.COM – Menjadi sebuah kebahagiaan tentunya, memiliki penghasilan yang bersumber dari hobi.

Hal itulah yang dirasakan oleh pasangan suami istri (pasutri) Ahmad Sukarianto dan Rohmatul Jannah, warga desa Kemulan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Bermula dari kesukaannya terhadap budidaya tanaman hias, kini ia mampu mendapat omset hingga mencapai ratusan juta rupiah dalam setiap bulannya dari budidaya tanaman hias yang digelutinya, yang diberi nama Kebun 123, berlokasi Desa Kemulan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Saat wartawan Media Online ini berkunjung ke kebun milik pasutri yang sehari-harinya berprofesi sebagai guru itu, tampak karyawannya sedang sibuk merapikan satu per satu dari ratusan tanaman hias di sana. Mulai Anggrek, Kaktus, Cemara, Kanza, dan Monlig.

Istri Ahmad Sukarianto, Rohmatul Jannah yang sehari-harinya mendampingi karyawan dalam merawat kebun itu mengatakan bahwa selain dibudidayakan, Kebun yang ia dirikan sejak tahun 2016 itu juga menjadi salah satu destinasi wisata masyarakat Kabupaten Malang.

“Kalau hari-hari biasa, pengunjung yang datang kesini bisanya mencapai kurang lebih 150 orang per hari. Kalau akhir pekan biasanya lebih banyak lagi, sampai 500 orang per hari,” tuturnya.

Tak ayal, untuk memanjakan para pengunjung, pasutri itu menyediakan beberapa spot untuk berswafoto.

Selain menjadi tempat wisata alam, wisatawan yang berkunjung ke sana, menurut Jannah -sapaan akrab Rohmatul Jannah- juga bisa membeli setiap bunga yang terpajang.

“Harganya bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu sampai yang termahal Rp 2 juta,” bebernya.

Bahkan, lanjut Jannah beberapa waktu lalu salah satu tanaman hias kolekasinya berjenis Aglonema Moonlight terjual dengan harga Rp 5 juta rupiah.

“Kami disini hanya menjual, itupun kalau ada yang mau membeli, kalau tidak ada ya sudah kita rawat sendiri. Begitupun dengan kontes, kami juga kurang tertarik,” ujarnya.

Kemudian, selain menjadi kawasan Wisata, kebun 123 itu juga berulang kali menjadi tujuan pelatihan para siswa hingga mahasiswa. Bahkan tidak jarang juga menjadi tujuan penelitian para akademisi.

“Sampai sekarang, tempat ini biasa menjadi jujukan sejumlah PAUD di Kabupaten Malang untuk pembelajaran tanaman. Nanti, saya dan suami yang akan memberikan pelatihan. Tanpa bayar sepeser pun alias gratis,” tegasnya.

Ditanya terkait asal tanaman yang dikoleksinya, perempuan yang juga menjadi guru PAUD KB Dewi Asia itu mengungkapkan bahwa tidak semua tanaman hias koleksinya berasal dari Indonesia.

Tapi ada juga impor dari luar negeri. Salah satunya seperti Anggrek Bulan yang dibeli dari negara Thailand. (haq/rjs)

Lanjutkan Membaca

Ekbis

Harga Cabai Anjlok, Petani Merana

Diterbitkan

||

Tanaman cabai siap panen dibiarkan mengering oleh petani

KABARMALANG.COMPandemi Corona menambah penderitaan petani di Kabupaten Malang, sejumlah komoditas yang ditanam gagal dipanen karena harga jual turun. Tanaman pun dibiarkan sampai mengering.

Seperti terlihat pada lahan cabai di Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Petani memilih tak memanen karena tak sebanding dengan biaya produksi.

“Petani sengaja tak memanen, karena harga cabai lagi turun. Jika dipaksa untuk panen, maka tentu akan rugi. Karena tak sebanding dengan biaya produksi yang dikeluarkan,” terang Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Poncokusumo, Syaiful Asyari, Minggu (6/9/2020).

Menurut Asyari, harga cabai normalnya sebesar Rp 50 ribu per kilogram di pasaran. Tetapi, saat ini turun hingga sebesar Rp 6 sampai 7 ribu per kilogram di tingkat petani. “Sekarang hanya Rp 7 ribu. Tentu sangat merugikan bagi petani. Makanya tidak dipanen,” tutur Asyari.

Pihaknya menyebut, pandemi COVID-19 adalah penyebab turunnya harga cabai, karena permintaan pasar berkurang dratis. Berbeda, ketika belum pandemi harga jual cabai masih bisa memberikan keuntungan bagi petani.

“Saat ini, sebenarnya panen raya. Tetapi permintaan pasar turun dratis. Tentu dampaknya terhadap harga jual,” terangnya. Asyari mengaku, Poncokusumo merupakan satu daerah penghasil komoditas cabai terbesar di wilayah Kabupaten Malang.

Jika ditotal, lanjut Asyari, dalam satu hari jumlah produksi cabai di Poncokusumo bisa mencapai 40 ton. Akibat pandemi corona, petani cabai di Poncokusumo terpaksa meratapi kerugian. “Jika dihitung, dalam satu hektare. Kerugian yang dialami petani bisa sampai Rp 50 juta,” tegasnya.

Asyari menambahkan, bukan hanya cabai yang mengalami penurunan harga jual. Tetapi juga menyasar komoditas lain, seperti kubis. Dimana harga jual kubis hanya Rp 300 per kilogram. “Padahal produksinya bisa per hari 50 ton untuk kubis. Namun dijual 300 Rupiah per kilogram,” tambah Syaiful.

Dengan kondisi kurang menguntung saat ini, kata Asyari, para petani memilih pasrah dan ada yang terpaksa mengalihkan keberuntungan dengan mulai menanam bawang ataupun buah-buahan. “Ada yang nekat mengganti dengan menanam buah-buahan. Tetapi banyak juga yang pasrah,” pungkasnya. (rjs/fir)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com