Connect with us

Serba Serbi

Niat Puasa Qadha Ramadhan: Arab, Latin, dan Ketentuannya

Diterbitkan

,

IMG 20251222 232410
Bagi umat Muslim yang memiliki hutang puasa karena berhalangan (istimewa)

KABARMALANG.COM – Bagi umat Muslim yang memiliki hutang puasa karena berhalangan (uzur syar’i), menggantinya adalah sebuah kewajiban.

Berikut adalah panduan lengkap mengenai lafal niat puasa qadha Ramadhan beserta tata caranya.

Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan

​Berikut adalah lafal niat yang bisa Anda baca pada malam hari:

Teks Arab:

نَوَيْتُ صَوْMَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Teks Latin:

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘ālā.

Artinya:

“Aku berniat mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah Ta’ala.”

Ketentuan dan Tata Cara Puasa Qadha

​Agar ibadah Anda sah dan sesuai syariat, perhatikan beberapa poin penting berikut:

Waktu Mengucapkan Niat Berbeda dengan puasa sunnah, niat puasa qadha (wajib) harus di lakukan pada malam hari, di mulai setelah masuk waktu Maghrib hingga sebelum terbit fajar (Subuh).

Hukum Puasa Qadha Hukumnya adalah Wajib bagi siapa saja yang meninggalkan puasa Ramadhan karena alasan yang di benarkan agama, seperti sakit, perjalanan jauh (musafir), haid, atau nifas.

Tata Cara Pelaksanaan Secara teknis, tata cara puasa qadha sama persis dengan puasa Ramadhan. Dimulai dari menahan lapar, haus, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Pelaksanaan Berurutan Meskipun lebih utama di lakukan secara berurutan (muwalat), puasa qadha juga di perbolehkan di lakukan secara terpisah atau tidak berurutan hari.

 

Advertisement

Terpopuler