Connect with us

Pemerintahan

Bupati Malang Lepas 310 Personel Yonzipur 5/ABW untuk Misi Kemanusiaan Bencana Aceh

Diterbitkan

,

IMG 20251219 063647
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., memimpin upacara pelepasan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/Arati Bhaya Wighina (istimewa)

KABARMALANG.COM – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., memimpin upacara pelepasan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/Arati Bhaya Wighina (ABW).

Misi kemanusiaan ini bertujuan membantu masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera, khususnya Provinsi Aceh.

Upacara pelepasan berlangsung khidmat di Lapangan P. Soedirman Yonzipur 5/ABW, Kamis (18/12/2025) siang.

​Kegiatan tersebut di hadiri Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, Danyonzipur 5/ABW Letkol Czi Wahyu Wuhono Widhi Nugroho, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Malang.

Bupati Sanusi menekankan pentingnya semangat solidaritas nasional dalam menghadapi bencana.

Ia mengapresiasi dedikasi personel Yonzipur 5 yang siap diberangkatkan meski baru saja kembali dari tugas pengamanan perbatasan.

​“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan rasa bangga kepada seluruh personel Satgas Penanggulangan Bencana Yonzipur 5/ABW”,

“Ini merupakan wujud nyata semangat kebersamaan antar daerah dalam bingkai NKRI,” ujar Bupati Malang.

​Bupati berpesan agar personel mengutamakan keselamatan, menjaga koordinasi dengan pemerintah setempat di Aceh, serta mengedepankan sikap humanis dalam membantu masyarakat.

“Semoga kehadiran Satgas dapat mempercepat proses evakuasi dan pemulihan di wilayah terdampak,” imbuhnya.

​Danyonzipur 5/ABW Letkol Czi Wahyu Wuhono Widhi Nugroho menjelaskan bahwa batalyonnya merupakan satu dari tiga satuan yang di percaya langsung ke titik terparah, yakni Aceh Tengah dan Aceh Tamiang.

​“Sebanyak 310 personel diberangkatkan via laut melalui Pelabuhan Tanjung Perak menuju Lhokseumawe”,

“Fokus utama kami adalah rehabilitasi dan rekonstruksi, terutama membuka akses jalan dan jembatan yang terputus guna memperlancar distribusi logistik,” jelas Letkol Czi Wahyu.

​Sebagai bentuk dukungan materiil, Pemerintah Kabupaten Malang menyerahkan bantuan berupa air mineral dan pampers untuk balita.

Selain itu, Baznas Kabupaten Malang turut menyalurkan paket sembako yang akan di bawa langsung oleh Satgas untuk di bagikan kepada pengungsi di Aceh.

​Misi kemanusiaan ini di harapkan dapat meringankan beban warga Sumatera dan mempercepat pemulihan aktivitas sosial ekonomi pascabencana.

Advertisement

Terpopuler