Connect with us

Hukrim

Pelaku Jambret Kalung di Tumpang Dibekuk Setelah Kabur ke Luar Kota

Diterbitkan

,

IMG 20251207 230749
Kedua tersangka berhasil di ringkus Satreskrim Polres Malang (istimewa)

KABARMALANG.COM – Pelarian dua pelaku jambret spesialis kalung emas yang beraksi saat Lebaran Idul Fitri 2025 di Desa Ngingit, Tumpang, Kabupaten Malang, akhirnya terhenti.

Kedua tersangka berhasil di ringkus Satreskrim Polres Malang setelah pergerakan mereka di deteksi kembali pasca kabur ke luar kota.

​Dua tersangka yang di bekuk adalah NH (32) dan SN (44), keduanya warga Kecamatan Tumpang.

Sementara itu, satu pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut masih buron dan telah di tetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

​Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan penyelidikan membutuhkan waktu karena para pelaku sempat berpindah-pindah lokasi untuk menghindari petugas.

​”Tim kami konsisten menelusuri setiap petunjuk hingga akhirnya mengetahui lokasi persembunyian para tersangka,” ujar AKP Bambang, Sabtu (6/12/2025).

​Penangkapan berawal dari deteksi keberadaan salah satu pelaku di Kota Malang.

Anggota bergerak cepat dan berhasil meringkus tersangka NH di sebuah rumah kos di kawasan Bumiayu.

Dari pengakuan NH, penyelidikan kemudian mengarah pada keberadaan tersangka SN.

​”Keduanya tidak bisa mengelak setelah petugas menunjukkan rekaman CCTV yang merekam jelas aksi kejahatan mereka,” tegas Bambang.

​Aksi penjambretan ini terjadi pada Senin (31/3/2025) sekitar pukul 07.50 WIB.

Pelaku memanfaatkan situasi Lebaran di mana korban laki-laki tengah menunaikan Salat Id, sementara istri dan anaknya berada di rumah.

​Modusnya, kedua pelaku masuk ke halaman rumah dan sempat di kira tamu keluarga.

​Setelah mendapatkan perhiasan, keduanya langsung kabur meninggalkan lokasi.

Korban baru mengetahui kejadian itu setelah di panggil warga sepulang dari masjid dan langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Tumpang.

​Kedua tersangka kini telah di amankan dan menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Malang.

Polisi menegaskan akan terus mengembangkan penyelidikan untuk menangkap satu pelaku lain yang masih buron.

Advertisement

Terpopuler