Pemerintahan
Strategi Khusus Dinsos P3AP2KB Kota Malang

KABARMALANG.COM – Dinsos-P3AP2KB Kota Malang mempunyai strategi khusus untuk meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) Utama.
Langkah ini di dukung penuh oleh kehadiran Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak.
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito Widoyoko, menjelaskan bahwa strategi utama yang akan mereka jalankan.
Adalah menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak terkait demi memastikan hak-hak anak terpenuhi.
”Kami akan berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan,”
“Seperti Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dan forum-forum yang ada di Dinsos-P3AP2KB,” ujar Donny.
Lewat kolaborasi ini, Dinsos-P3AP2KB akan mendorong perangkat daerah lain untuk bersama-sama memenuhi indikator penilaian KLA Utama.
Salah satu fokusnya adalah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.
Untuk menambah jumlah taman yang bersertifikat ramah anak.
Saat ini, dari puluhan taman yang ada di Kota Malang.
Baru tiga yang berstatus ramah anak, yaitu Taman Trunojoyo, Taman Slamet, dan Taman Merbabu.
Meskipun 14 taman lainnya, seperti Alun-Alun Merdeka, Hutan Kota Malabar, dan Taman Merjosari, sudah di lengkapi ruang bermain anak.
Taman-taman tersebut belum memiliki sertifikasi resmi.
Untuk mendapatkan sertifikasi taman ramah anak, sebuah taman harus memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya:
* Sudah di rencanakan sejak awal sebagai taman ramah anak.
*Memiliki area yang terpisah antara ruang bermain anak dan area publik dewasa.
*Di lengkapi pagar pembatas atau tanda peringatan untuk area bermain anak.
*Area toilet dan area bebas rokok yang terpisah.
Donny menambahkan, sertifikasi ini menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian KLA dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.
Ia menargetkan agar semakin banyak taman di Kota Malang yang bersertifikat ramah anak pada tahun 2025.
”Targetnya insya Allah semua taman, terutama yang dekat dengan pusat keramaian,”
“Dan sering di kunjungi anak-anak, bisa menjadi taman ramah anak,” pungkasnya. (adv)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Hukrim3 minggu yang laluKecelakaan Maut di Kromengan Malang Pengemudi Pikap Jadi Tersangka Diduga Alami Microsleep































