Connect with us

Serba Serbi

Dinsos P3AP2KB Kota Malang Beri Pendampingan 5 Perempuan Terjaring Razia

Published

on

IMG 20250313 171707
Dinsos-P3AP2KB Kota Malang memberikan pendampingan dan rehabilitasi 5 perempuan yang terjaring razia (ilustrasi)

 

KABARMALANG.COM – Dinsos-P3AP2KB Kota Malang memberikan pendampingan dan rehabilitasi 5 perempuan yang terjaring razia.

Ke lima perempuan tersebut di duga terlibat praktik asusila, open BO.

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, mengatakan kelimanya saat ini berada di camp asesmen Tlogowaru untuk menjalani proses pendampingan dan rehabilitasi dasar.

“Jadi di sana kami asesmen dulu kenapa mereka melakukan praktik tersebut”.

“Kemudian kami berikan rehabilitasi dasar mulai dari pendampingan psikolog yang ada di Dinsos. Selanjutnya kami hubungkan dengan keluarga,” kata Donny.

Ia juga mengatakan, dari hasil asesmen awal, di ketahui kelima perempuan ini baru pertama kali terlibat dalam praktik open BO.

Jika di temukan mereka telah melakukan praktik serupa lebih dari tiga kali.

Menurut Donny mereka akan di rujuk ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rehabilitasi Sosial Tuna Susila (RSTS) milik Pemprov Jawa Timur di Kediri.

“Cuman ini kan baru sekali dan keluarganya semua sudah bisa di hubungi”.

“Jadi saat ini masih di lakukan asesmen dan rehabilitasi dasar di Tlogowaru,” terang Donny.

Lebih lanjut, di singgung kemungkinan adanya indikasi eksploitasi atau pemaksaan dalam kasus tersebut.

Donny mengatakan jika dalam proses asesmen selanjutnya di temukan kelima perempuan tersebut menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Maka kasus ini akan di koordinasikan dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota.

“Itu kalau di rasa terpaksa dan lain sebagainya”.

“Cuman kalau sementara ini, hasilnya tidak ada paksaan. Tetapi kami masih terus menghubungi pihak keluarga,” ucap Donny.

Dari hasil asesmen sementara, selain tidak adanya indikasi pemaksaan dan baru sekali terlibat dalam praktik open BO. (*)

 

Advertisement

Terpopuler