Politik
APK di rusak Secara Massif, Tim Hukum Salaf Minta Aparat Tangkap Pelaku

KABARMALANG.COM – Suasana damai Pilkada Kabupaten Malang mulai di ganggu oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Tim Hukum Paslon Salaf menemukan bahwa ada upaya terstruktur yang di lakukan untuk memprovokasi tim kampanye Salaf dengan merusak alat peraga kampanye secara masif.
Temuan itu terjadi di sejumlah kecamatan yang akan di lalui sebagai jalur kampanye paslon Sanusi-Lathifah Sohib dalam agenda lapangan.
“Kami sudah rangkum data dan rupanya ini terjadi massif di banyak kecamatan,” ujar Koordinator Tim Hukum Paslon Salaf, Riza Hidayat, Minggu (12/10).
“Kami mengecam keras tindakan bar-bar ini dan yakin betul bahwa ada otak intelektual di baliknya,” sambungnya.
Riza mengatakan bahwa kejadian terbaru di lakukan pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB di sepanjang jalur yang di lalui oleh paslon untuk berkampanye.
Kejadiannya terjadi di sejumlah titik terpisah yakni di Desa Jatirejo, Kecamatan Pakisaji, dan juga di sepanjang Jalan raya Slorok hingga Peniwen, Kecamatan Kromengan.
“Menurut keterangan saksi kami pelaku di tengarai menggunakan motor dan berboncengan,” terangnya.
“Kami harap ada tindakan terukur oleh aparat terhadap pelaku yang merusak kedamaian pilkada Kabupaten Malang itu,” Riza melanjutkan.
Koordinator Liason Officer Paslon Salaf, Zulham Akhmad Mubarrok menambahkan bahwa kejadian ini sudah berlangsung selama dua pekan terakhir.
Tetapi karena pertimbangan ingin menjaga kondusifitas, paslon Salaf memutuskan untuk melakukan pendalaman terlebih dahulu.
Zulham mengatakan, sebenarnya tim masih mengkaji potensi bahwa rusaknya APK itu karena faktor alami.
Tetapi, kata Zulham, setelah di telusuri lebih lanjut, jenis sobekan yang lurus dan modus perusakan yang selalu terjadi pada malam hari jelang kedatangan paslon untuk berkampanye.
“Apa di kira kami juga tidak punya relawan dan tim yang ada di desa-desa sehingga oknum-oknum itu berani merusak APK Salaf?,” ucapnya.
“Jika kejadian ini terus berlanjut dan tidak kunjung berhenti kami bisa saja memerintahkan untuk menindak langsung pelaku,” ujar Zulham.
TIm salaf berencana akan melaporkan temuan mereka ke Bawaslu dalam waktu dekat. (*)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari































