Connect with us

Pemerintahan

Kota Malang Raih Penghargaan Kemenpan RB, Pj. Wali Kota Iwan Kurniawan Apresiasi Layanan Pendidikan

Diterbitkan

,

IMG 20241008 180038 scaled
Pj. Wali Kota Malang, Iwan Kurniwan menerima penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik Kelompok Replikasi Tahun 2024, Simba Asia dan Nasi Tiga Beras dari Kemenpan RB (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pj. Wali Kota Malang, Iwan Kurniwan menerima penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik Kelompok Replikasi Tahun 2024, Simba Asia dan Nasi Tiga Beras dari Kemenpan RB.

Penghargaan tersebut di serahkan Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas pada acara Gebyar Pelayanan Prima yang di inisiasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB).

Kegiatan tersebut bertajuk “Wujudkan Ekosistem Pelayanan Publik Transformatif, Inovatif, dan Inklusif”.

Menurut Pj. Wali Kota Malang inovasi tersebut di nilai berhasil menjalankan serta memastikan keberlanjutan dan replikasi Sinau Mandiri Bersama Anak Satwimaba Istimewa (Simba Asia) dan Layanan Siswa Istimewa Galas Berwirausaha (Nasi Tiga Beras).

“Saya berharap inovasi ini dapat terus berkembang dan di replikasi oleh sekolah lainnya di Kota Malang,” ujarnya.

Dengan apresiasi yang kita terima dari Kemenpan RB ini, kata Iwan, di harapkan mampu mendorong Kota Malang untuk terus memberikan layanan dan pendidikan bagi siswa istimewa.

“Semua ini untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” sambung Iwan.

Lebih lanjut, Iwan menginstruksikan pada seluruh jajaran di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan terutama bagi kelompok rentan.

Sebelumnya, kebanggaan semakin meningkat karena inovasi Simba Asia dan Nasi Tiga Beras telah mengantarkan Pemkot Malang meraih apresiasi dari Kemenpan RB.

Dalam Pemantauan Keberlanjutan dan Replikasi Inovasi (PKRI) Pelayanan Publik 2024, kedua inovasi tersebut masuk 5 Terbaik Inovasi Kelompok Replikasi Inovasi Kluster Kota, yang di umumkan pada bulan Juli 2024 yang lalu.

Iwan juga terus berkomitmen untuk menciptakan ekosistem inklusif yang berkelanjutan melalui berbagai inovasi layanan publik.

Seperti Belajar Menarik Bersama Siswa Istimewa (Jarik Ma’Siti), Braille Eticket and Extraordinary Access for Visual Disabilities (BREXIT).

Kemudian layanan pojok braille perpustakaan, dokumen kependudukan braille, serta layanan inklusi braille (Libra) untuk berbagai perizinan. (tik/fir)

 

Iklan

Terpopuler