Connect with us

Pemerintahan

Tidak Boleh Lagi Ada Anak Tidak Sekolah di Kota Malang

Diterbitkan

,

IMG 20241002 172917
Pj. Wali Kota Malang Iwan Kurniawan (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Tidak boleh lagi ada anak tidak sekolah di Kota Malang. Hal ini di sampaikan Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan saat sosialisasi PATS (Penanganan Anak Tidak Sekolah).

Pj. Wali Kota Malang juga mengutarakan pentingnya peningkatan derajat pendidikan dalam mendukung pembangunan suatu daerah khususnya Kota Malang.

Kegiatan sosialisasi PATS tersebut di hadiri 475 peserta yang berasal dari 18 lintas sektor.

Iwan mengingatkan pendidikan adalah amanat undang-undang dan merupakan salah satu hak warga negara yang harus di penuhi oleh Pemerintah atau negara.

“Pendidikan punya hubungan tegak lurus dengan pembangunan,” ucapnya, Selasa (2/10/2024).

“Artinya semakin baik tingkat pendidikan maka potensinya akan semakin besar mendukung pembangunan, demikian sebaliknya,” sambungnya.

Karena itulah, kata Iwan, ini (pendidikan) menjadi amanat undang-undang, dan salah satu hak warga negara, harus mendapat pendidikan, dan wajib mengikuti pendidikan.

“Maka acara ini tidak saja seremonial tapi harus ada dampak yang nyata,” tambah Iwan.

Dampak yang di maksud Iwan yaitu berkurangnya jumlah anak yang tidak sekolah atau putus sekolah di Kota Malang.

Iwan mengatakan saat ini ada 5.655 anak di Kota Malang yang tidak sekolah.

Jumlah itu terdiri dari 1.875 drop out, 1.271 anak tidak melanjutkan sekolah, dan 2.595 anak tidak pernah sekolah.

Untuk itulah, selain memberikan apresiasi, Penjabat Walikota Malang itu juga menargetkan 0% anak tidak sekolah di Kota Malang.

Menurutnya, ini menjadi salah satu prioritas yang ingin di capainya selama menjabat sebagai penjabat Walikota.

“Tidak boleh lagi ada anak tidak sekolah di Kota Malang, ini yang perlu saya tekankan,” kata Iwan.

“Jangka pendeknya jumlah ini harus turun sampai akhir 2024, nanti jangka panjangnya harus bisa sampai zero (nol persen),” tegasnya. (tik/fir)

 

Advertisement

Terpopuler