Pemerintahan
Walikota Sutiaji Hadiri Peringatan Milad 107 Muhammadiyah

KABARMALANG.COM – Walikota Malang saat menghadiri peringatan Milad 107 tahun Muhammadiyah. Diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Malang, Minggu (3/11/2019) di pondok pesantren Muhammadiyah Al Munawwarah.
“Pergerakan Muhammadiyah memiliki kekhasan dan karakter tersendiri. Yakni dakwah pendidikannya. Ini sangat membantu tugas tugas Pemerintah dan telah terbukti. Artinya kehadiran Muhammadiyah nyata adanya,” tegas Sutiaji Walikota Malang, Minggu (3/11/2019).
Sutiaji juga mengingatkan, bahwa tantangan saat ini sangatlah berat. Kini bak tak ada sekat, informasi dan issue menembus dengan leluasa ke ranah ranah pribadi dan ruang ruang keluarga. Maka nilai nilai asing yang bisa jadi tidak sesuai dengan nilai agama maupun nilai bangsa kita akan merasuki alam fikir generasi.
“Di sinilah peran Muhammadiyah saya harapkan untuk mampu mengantisipasi,” ujarnya.
Walikota Sutiaji juga mengibaratkan santri bagai bejana. Untuk mampu menampung air dengan baik, maka harus dipastikan bejana itu tidak bocor. Jadi sebagus apa pun bejana kalau bocor, maka sebanyak apa pun air yang dituang pasti lewat dan hilang begitu saja.
“Maka pengelola pondok harus menguatkan dulu karakter santri, tidak boleh hanya sekadar menuntaskan materi, tapi benar benar memastikan ilmu yang dituang tidak lewat begitu saja,” pesan Sutiaji.
Acara ini mengambil tema “Muhammadiyah Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”, diusia miladnya yang ke 107 tahun, organisasi Muhammadiyah makin menegaskan dakwah keumatannya melalui bidang pendidikan dan kesehatan pada khususnya.
Milad yang tepatnya jatuh ditanggal 15 Nopember 2019, pada tingkat kota Malang telah diawali dengan pergelaran Al Munawwarah Fest yang dihelat pondok pesantren Muhammadiyah Al Munawwarah binaan KH. Taufik Kusuma yang juga ketua FKUB Kota Malang, dan Dewan Pembina Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang.
“Santri Al Munawwarah menjadi cermin kebhinekaan, karena santri santrinya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dari strata pun sangat beragam, dari putra Pimpinan Daerah, putra perwira TNI, putra pedagang hingga anak yatim, semua kami tampung tanpa membedakan satu dengan yang lainnya,” imbuh Tokoh Agama kota Malang ini.
Al Munawwarah Fest memberikan ruang pamer bagi beragam produk produk UMKM dari jamaah Muhammadiyah. Tercatat tidak kurang dari 24 tenda pamer, dengan masing masing tenda menampilkan 1 – 2 kelompok UMKM.
Hadir dalam acara ini Walikota Malang Sutiaji, Dandim 0833 Tommy Anderson, Kapolres Malang Kota Donny Alexander, serta unsur Pimpinan DPRD Kota Malang, Al Munawwarah Fest juga menjadi ajang kreasi seni dan budaya putra putri binaan pondok serta sekolah Muhammadiyah. (ary/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari





































