Connect with us

Peristiwa

Polisi Selidiki Jasad Bayi Terapung di Sungai Bango

Diterbitkan

,

IMG 20240714 125529
Polisi melakukan penyelidikan intensif terkait penemuan jasad bayi perempuan di tepi aliran Sungai Bango, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Polisi melakukan penyelidikan intensif terkait penemuan jasad bayi perempuan di tepi aliran Sungai Bango, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Sabtu (13/7/2024).

Jasad tersebut di temukan warga setempat dalam keadaan tidak bernyawa.

Kasihumas Polres Malang, Ipda Dicka Ermantara, mengonfirmasi penemuan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.

“Benar telah di temukan jasad bayi di tepi aliran Sungai Bango, Kecamatan Pakis,” katanya, Minggu (14/7).

“Tim Satreskrim Polres Malang dan Polsek Pakis sudah melakukan penyelidikan,” sambungnya.

Dicka menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika Suhartono (54), warga setempat, tengah dalam perjalanan pulang dari musala, Sabtu (13/7).

Dalam perjalanannya, Suhartono berpapasan dengan dua orang pemancing yang memberitahukan bahwa mereka melihat sesuatu yang mencurigakan di aliran sungai.

Setelah di dekati, ternyata adalah jasad bayi yang tersangkut di tepi sungai.

Suhartono segera melaporkan penemuan ini kepada pamong desa yang kemudian di teruskan kepada petugas Polsek Pakis.

“Unit Reskrim Polsek Pakis segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),” jelas Ipda Dicka.

Jasad bayi tersebut di temukan dalam kondisi telanjang dan tanpa identitas.

Tidak di temukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi, dan di perkirakan bayi tersebut telah meninggal dunia sekitar lima hari sebelumnya.

Bahkan tali pusat bayi masih menempel pada jasad bayi, menunjukkan bahwa bayi tersebut mungkin baru saja di lahirkan sebelum di temukan meninggal.

Petugas Polsek Pakis kemudian membawa mayat tersebut ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk di lakukan pemeriksaan visum.

Dicka menyebut bahwa penyelidikan menyeluruh sedang di lakukan untuk mengungkap fakta-fakta terkait kasus ini.

“Penyelidikan terus berlanjut, dan kami akan berupaya sebaik mungkin untuk mengidentifikasi mayat tersebut serta mencari tahu penyebab kematian,” terangnya.

“Partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi sangat kami harapkan untuk membantu penyelidikan ini,” pungkas Dicka. (tik/fir)

 

Iklan

Terpopuler