Connect with us

Pemerintahan

Percepatan Stunting, Dinsos P3AP2KB Kota Malang Gandeng Lima Kecamatan

Diterbitkan

,

Percepatan stunting Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang menggandeng lima kecamatan

KABARMALANG.COM – Percepatan stunting Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang menggandeng lima kecamatan.

Hal tersebut di katakan Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito saat kegiatan evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan evaluasi rencana tindaklanjut audit kasus stunting Kota Malang.

Dinsos P3AP2KB) Kota Malang menggandeng para lurah di lima kecamatan untuk mengevaluasi beberapa penyebab kenaikan stunting.

Tiga hal yang menjadi bahan evaluasi dari para pakar mengenai kasus stunting tersebut.

Pertama itu terkait ASI. Artinya bayi yang stunting itu tidak mendapatkan asi eksklusif.

Kedua, ada indikasikan keluarga se rumah yang merokok, ketiga karena terkait pola pengasuhan.

Sehingga, dari evaluasi pada tahun 2023 tersebut nantinya juga untuk menentukan langkah penurunan stunting di tahun 2024 ini.

“Melakukan koordinasi bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Malang bagaimana apabila bayi tidak mendapatkan ASI treatmentnya seperti apa,” kata Donny.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyampaikan jika stunting menjadi salah satu program prioritas strategis pemerintah.

Sehingga, di butuhkan upaya penurunan jumlah anak yang terindikasi atau berisiko mengalami stunting.

Sebagai Ketua TPPS, Erik juga menyampaikan jika pengendalian stunting di lakukan dengan pendataan by name, by address untuk bulan timbang.

Selain itu, bayi yang berisiko stunting di berikan pemberian makanan tambahan selama 90 hari. (*)

 

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih