Hukrim
Polisi Tangkap Oknum Guru Ngaji, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual 5 Murid TPQ

KABARMALANG.COM – Polisi melakukan penangkapan terhadap pria berinisial NA (41), asal Dusun Krajan, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.
NA yang berprofesi sebagai guru ngaji di duga telah melakukan pencabulan terhadap lima murid perempuan yang menimba ilmu di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) tempatnya mengajar.
Kasihumas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan, penahanan di lakukan sesuai hasil gelar perkara penetapan tersangka yang telah di lakukan penyidik pada Selasa (25/7/2023).
“Perkara tersebut sudah naik ke tingkat penyidikan, terhadap tersangka juga sudah di lakukan sudah di lakukan penahanan,” kata Taufik saat di konfirmasi di Polres Malang, Rabu (26/7).
Taufik menjelaskan, kejadian bermula saat salah satu keluarga korban melapor ke Polres Malang, Senin (24/7) lalu.
Korban bercerita kepada orang tuanya ingin pindah tempat mengaji karena takut terhadap NA, guru mengaji di TPQ tempatnya menimba ilmu agama.
Berdasarkan penuturan korban, NA kerap meraba-raba area sensitif usai kegiatan mengaji selesai.
Pelaku juga di sinyalir pernah menggesek-gesekkan kemaluannya di bagian sensitif korban sehingga membuatnya takut dan trauma.
Menanggapi laporan tersebut, Unit Opsnal Reserse Kriminal Polres Malang kemudian bergerak cepat mengamanankan pelaku dan melakukan pemeriksaan di Satreskrim Polres Malang.
Berdasarkan hasil penyelidikan, NA mengaku kerap melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap 5 anak perempuan berusia antara 9 hingga 17 tahun di TPQ tempatnya mengajar.
Salah satu korban bahkan sudah di perdaya pelaku sejak tahun 2018 lalu.
“Salah satu korban bercerita kepada orang tuanya tidak mau mengaji di TPQ, setelah di desak akhirnya mengaku kalau pengasuh TPQ tersebut sering melakukan permuatan tidak senonoh terhadap korban,” jelas Taufik.
Lebih lanjut Taufik menjelaskan, seluruh korban berdomisili tak jauh dari tempat tinggal pelaku.
Pelaku memperdaya korban dengan bujuk rayu harus menurut kepada guru ngaji agar mendapat pahala.
Perbuatan tersebut di lakukan berulangkali kepada kelima korban di TPQ dengan rentang waktu yang berbeda-beda sejak tahun 2018 hingga Juli 2023.
Pelaku melancarkan aksinya usai pelajaran mengaji selesai sekitar pukul 15.00 WIB.
“Modus yang di gunakan tersangka yakni memperdaya korban dengan mengatakan harus menurut agar mendapat pahala, sementara korban tidak berani melawan karena sosoknya sebagai guru ngaji di TPQ tempatnya mengaji,” ungkapnya.
Taufik menyebut, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang telah memfasilitasi seluruh korban untuk di lakukan visum di rumah sakit untuk kebutuhan penyidikan.
Pihaknya juga memberikan pendampingan psikologis terhadap korban yang masih trauma terhadap kejadian terssebut.
“Terhadap korban di berikan pendampingan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Malang, sementara kasus tersebut sudah proses, tersangka juga sudah di tahan,” pungkasnya.
Kini terhadap pelaku telah di tetapkan sebagai tersangka dan di tahan di rumah tahan Polres Malang.
Tersangka di ancam dengan Pasal 82 Jo pasal 76 E UU No. 35 tahun 2014 atas perubahan UU No. 23 Th. 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (*)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























