Connect with us

Serba Serbi

Pemkot Malang Dikritik Karena Kurang Serius Tangani Stunting, Masyarakat Mengandalkan Swadaya

:

Diterbitkan

,

IMG 20230621 104131
Pemerintah Kota Malang mendapatkan masukan dari para kader Posyandu dalam sebuah pertemuan di agenda hari fraksi ( foto istimewa )

 

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota Malang mendapatkan masukan dari para kader Posyandu dalam sebuah pertemuan di agenda hari fraksi.

Dalam pertemuan tersebut, para kader menyampaikan keluhan tentang anggaran program pemenuhan makanan tambahan.

Mereka juga mengungkapkan kekecewaan karena anggaran pemberian makanan tambahan tidak di anggarkan dengan baik, sehingga masyarakat terpaksa mengandalkan swadaya.

Dalam diskusi yang di pimpin ketua fraksi PKS Kota Malang, Bayu para kader Posyandu dengan tegas menyatakan bahwa stunting merupakan masalah serius yang harus di tangani dengan penuh perhatian.

Stunting adalah masalah gagal pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, termasuk masa kehamilan hingga usia 2 tahun.

Salah satu kader Posyandu, Ibu Eko mengungkapkan, “Kami memohon bahwa pemerintah bisa perhatian terhadap pemenuhan makanan tambahan dalam rangka antisipasi mengatasi stunting ini,” ujarnya.

“Beberapa anak-anak di Kota Malang yang menderita stunting karena kurangnya akses terhadap makanan bergizi,” sambungnya.

Para kader Posyandu juga mengeluh kan bahwa anggaran pemberian makanan tambahan untuk masyarakat yang membutuhkan tidak di anggarkan dengan baik.

Dalam beberapa bulan terakhir, masyarakat mengandalkan swadaya dan sumbangan dari pihak-pihak yang peduli untuk memenuhi kebutuhan makanan anak-anak yang rentan terhadap stunting.

Ketua fraksi PKS Kota Malang, Bayu mendukung keluhan para kader Posyandu dan berjanji akan mengadvokasi permasalahan ini di tingkat legislatif.

“Kami akan memastikan bahwa pemerintah Kota Malang mengambil langkah serius dalam penganggaran PMT,” ucapnya.

“Kami akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengalokasikan anggaran yang memadai untuk pemberian makanan tambahan kepada masyarakat yang membutuhkan,” Bayu melanjutkan.

Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya menangani stunting, di harapkan bahwa pemerintah Kota Malang akan segera mengambil tindakan konkret guna memastikan kesehatan dan pertumbuhan yang optimal bagi anak-anak kota ini. (*)

 

Advertisement

Terpopuler